ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Presiden Joko Widodo didampingi  Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo
Edy Marsudi, Gubernur DKI Saiful Hidayat, Menteri Perhubungan  
Budi Karya Sumadi saat peresmian Simpang Susun Semanggi.
(Foto: Dade, Tangerangnet.om)   
NET - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, meresmikan proyek pembangunan Simpang Susun Semanggi,   Kamis (17/8/2017) malam, di depan Plaza Semanggi, Jakarta Pusat. “Dengan ini, saya resmikan Simpang Susun Semanggi,” setelah itu Jokowi menekan tombol peresmian, dan sebuah tirai dibuka bertulisan "Semanggi".

Pembangunan Simpang Susun Semanggi ini, tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta, melainkan menggunakan dana kompensasi lantai bangunan (KLB) dari PT Mitra Panca Persada dengan nilai sekitar Rp 360 miliar. Pengerjaannya dilakukan oleh kontraktor PT Wijaya Karya, kata Jokowi.

Jokowi mengatakan proyek tersebut dibangun dengan bentang terpanjang di atas jalan tol dalam kota secara full precast melengkung (hiperbolik). Dengan kemegahan Simpang Susun Semanggi dilengkapi dengan lampu-lampu yang dipasang di lingkaran Semanggi. Terdapat 1.514 buah lampu water flow yang ada di bawah jembatan dan 18 lampu high mass pole (HMP).

"Lampu-lampu tersebut akan mempercantik Simpang Susun Semanggi pada malam hari, dan uji coba open traffic Simpang Susun Semanggi sudah dilakukan sejak Jumat, (28/7/2017),  mencoba Simpang Susun Semanggi. Kini, sebentar lagi masyarakat dapat menggunakan Simpang Susun Semanggi," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi mengatakan   pembangunan Simpang Susun Semanggi ini bisa mengurangi kemacetan lalulintas di Jakarta. Dengan adanya jalan seperti Simpang Susun Semanggi ini menjadi alternatif agar kendaraan tidak menumpuk di kawasan Semanggi.

Dengan adanya Simpang Susun Semanggi seperti ini, kata Prasetyo, bottle neck  hilang yang tadinya tumpuan di Semanggi. Sekarang sudah ada alternatif lain yang tidak numpuk di Semanggi yang suatu kebanggaan buat masyarakat Jakarta. Bisa urai sedikit masalah kemacetan lalulintas, yang dirasakan kalau pulang kantor dulu di Hotel Indonesia (HI) sudah macet tapi sekarang sudah menuju arah ke Hotel Le Meridien sudah dibuka, akan pasti sangat berkurang kemacetan.

Kemacetan lalulitans, kata Pasetyo, akan semakin berkurang  jika proyek Mass Rapit Transport (MRT) selesai. “Nantinya ke depan akan banyak terobosan baru, dan kami juga akan mendukung pemerintahan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Nantinya juga banyak akan ada terobosan baru dan saya juga akan support Gubernur DKI Jakarta baru, Anies dan Sandi supaya apa yang sudah dilakukan Ahok-Djarot itu selalu disupport kembali," ujarnya. (dade)


Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top