ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Ilustrasi pasangan H. Sachrudin dan Mohammad Fadlin Akbar.
(Foto: Istimewa)  
Oleh Drs. Syafril Elain, RB, SH

PEMILIHAN KEPALA DAERAH (Pilkada) Serentak 2018 di Kota Tangerang semakin semarak saja. Belakang ini ini dua pasang nama yang semakin menguat di masyarakat yang bakal menjadi calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang.

Kedua pasanga tersebut adalah pasangan Arief Rachdiono Wismansyah yang kini menjabat Walikota Tagerang dan Hudaya Latuconsina yang kini menjabat sebagai Ketua Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten dengan Sachrudin yang kini sebagai Wakil Walikota Tangerang dan Mohammad Fadlin Akbar, anak dari Gubernur Banten H. Wahidin Halim.

Gerakan yang menyatakan bahwa Arief R. Wismansyah berpasangan dengan Hudaya Latuconsina dimulai oleh Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Dengan cara melakukann penjaringan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Kota Tangerang menyatakan pasangan Arief dan Hudaya diusulkan menjadi calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang. periode 2018-2023.

Meski apa yang dilakukan oleh Partai Hanura Kota Tangerang  masih dalam bentuk usulan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura di Jakarata, namun pergerakan pasangan ini terus menggelinding. Upaya “mengawinkan” Afief-Hudaya tersebut tidak ada rintangan dan tantangan bahkan seperti mendapat sambutan baik dari Arief maupun dari Hudaya.

Hal itu bisa terlihat betapa sumringahnya wajah Arief saat Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Kota Tangerang Arif Fadillah mengumumkan pasangan tersebut akan diusulkan ke DPP Hanura di Jakarta untuk mendapat persetjuaan. Hal sama terlihat pula di wajah Hudaya Latuconsina, cerah ceria.

Rupanya  langkah Partai Hanura tersebut, dilirik partai politik yang ada di Kota Tangerang  dan mulai mengikuti jejak Partai Hanura. Itu pula yang dilakukan oleh Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Tangerang. Dengan dibungkus kegiatan penjaringan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang, Nasdem ikut pula “mengawinkan” Arief-Hudaya.

Llangkah kedua partai ini boleh dibilang dapat mematikan langkah Arief untuk mengambil calon wakil selain Hudaya. Kalangan birokrat Pemeintah Kota Tangerang sulit mendapat tempat menjadi wakil Areif tanpa dukungan partai politik. Nama yang sempat muncul seperti Dadi Budaeri yang kini menjadi Sekretaris Daerah  (Sekda) Pemerintah Kota Tangerang pun bisa pupus. Termasuk nama pejabat eselon dua Pemerintah Kota Tangeran lainnya seperti  Tabrani, Muhtarom, dan  Maryono Hasan.   

Setelah Partai Hanura dan Nasdem akankah ada  partai politik lain akan ikut “mengawinkan” Areif dengan Hudaya pada hari berikutnya? Bisa jadi hari, minggu, dan bulan ke depan menjadi semakin ramai loby-loby politik dalam proses pencalonan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang.

Namun, demikian Sachrudin yang sudah dinyatakan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kota Tangerang untuk mencalonkan diri sebagai Walikota Tangerang pun tidak tinggal diam. Belakangan ini terlihat Sachrudin hadir pada tempat yang sama dan acara sama dengan Mohammad Fadlin Akbar di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72.

Bisa jadi awal penampakan di publik antara Sachrudin dengan Fadlin Akbar sebagai tanda keduanya akan berpasangan. Apalagi Fadlin sebagai anak Gubernur Banten H. Wahidin Halim, sudah menyatakan siap mencalonkan dan dicalonkan dalam Pilkada Kota Tangerang 2018.

Meski belum ada partai politik yang mendeklarisakan pasangan Sachrudin-Fadlin Akbar, namun paling tidak Partai Golkar sebagai tempat Sachrudin berterduh di bawah pohon beringin, sebagai modal awal sudah dimiliki. Oleh karena, Sachrudin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Tanerang lebih leluasan menentukan siapa bakal menjadi pasangan di penstas Pilkada 2018. Sementara Fadlin Akbkar selama ini tercatat sebagai kader Partai Demokrat.

Memang DPC Demokrat sudah menyatakan dan mendukung Arief R. Wismansyah sebagai calon Walikota Tangerang tapi ini belum mendapat persetujuan dari DPP Partai Demokrat.  Beda dengan Sachrudin setelah mendapat rekomendasi dari DPP Partai Golkar lalu dipertegas oleh DPD Partai Golkar Kota Tangerang sebagai calon Walikota. Tangerang.

Bila kedua pasangan tersebut bertarung pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang 2018 lantas siapa yang berpeluang menjadi pemenangnya? Pasangan Arief-Hudaya atau Sachrudin-Fadlin WH..? Tentu akan dituangkan pada tulisan berikutnya. ***


Penulis adalah:
Ketua Panwaslu Kota Tangerang 2008-2009
Ketua KPU Kota Tangerang 2009-2013

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top