ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Wakil Walikota Tangerang Sachrudin (tengah) saat
berbincang dengan sejumlah pimpinan perusahaan.
(Foto: Man Handoyo, Tangerangnet.com)  
NET - Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk mempercepat pembangunan jalan sisi Selatan Kali Mookervart, untuk mengurangi kepadatan kendaraan dari Tangerang menuju Jakarta Barat, terus dilakukan yaitu dengan mengecek dan menemui langsung pihak-pihak terkait yang lahannya terkena proyek.

Wakil Walikota Tangerang  Sachrudin, Kamis (3/8/2017)  mendatangi pelaksana proyek yaitu PT Moderna Teknik Perkasa (MDP) dan menemui  pimpinan PT Multi Bintang Indonesia (MBI) serta PT  Era Prima (EP) yang terkena proyek jalan sepanjang sekitar 4,1 kilometer, dari flyover Tanah Tinggi (SD Negeri Tanah Tinggi) hingga perbatasan DKI Jakarta (Perumahan Budi Indah).

Dalam lawatannya, Sachrudin, menyampaikan pelaksanaan pembangunan jalan proyek tersebut membutuhkan pembebasan lahan, yang tentunya diharapkan ada kontribusi dari perusahaan yang terkena proyek yang salah satunya untuk meminimalisir kepadatan lalulintas serta memberikan kemudahan akses bagi perusahaan maupun masyarakat yang lalu lalang dari dan menuju Jakarta Barat dan sekitarnya.

Wakil Walikota  menginstruksikan kepada pelaksana proyek untuk segera mempercepat pengerjaan lahan-lahan yang memang sudah bisa digarap. Seperti  lahan di luar PT  MBI serta PT  Era Prima yang sudah siap dilakukan penataan untuk proyek sepanjang Kali Mookervart ini.

“Segera tindaklanjuti dan lakukan pengerjaannya ya, Pak Sigit,”  tutur Sachrudin pada pimpinan proyek yang turut serta dalam pertemuan dengan kedua perusahaan tersebut.   

Pada prinsipnya, tegas Sachrudin, setiap proyek yang dilaksanakan oleh Pemerintah pusat maupun daerah ditujukan untuk memberikan pelayanan terbaik dan kemudahan akses bagi masyarakat. Oleh karena itu, untuk mewujudkannya dibutuhkan kerjasama dan kontribusi nyata dari setiap pihak yang terlibat di dalamnya. 

“Di setiap pelaksanaan proyek, tentu harus sama-sama diuntungkan, tidak boleh ada yang dirugikan. Makanya, kami terus upayakan koordinasi untuk menghasilkan win-win solution. Apalagi ini untuk kepentingan umum, kita harus sama-sama berbesar hati,” ucapnya.

Sachrudin mengucapkan terima kasih atas kesediaan perusahaan yang telah  kooperatif dalam pelaksanaan proyek ini.  Seperti halnya PT MBI dan PT  Era Prima, yang ditemuinya hari ini.  “Sisanya, nanti akan kami temui dan undang segera sehingga pelaksanaannya dapat selesai diakhir tahun,” ujar Sachrudin berharap.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Nana Trisyana mengatakan pembangunan jalan sisi Selatan Mookervart ini, telah ditetapkan sebagai jalan kota dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Tangerang Tahun 2012 – 2023.

“Anggaran pembangunan jalan ini berasal dari dana hibah  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” ujar Nana.

Pembangunan ini, kata Nina, sesuai dengan hasil kesepakatan kerjasama dengan Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi dan Cianjur (Jabotabekjur), terkait perluasan jaringan lalulintas batas antara wilayah DKI Jakarta dengan daerah Kota Tangerang dan Bekasi.

“Pembangunan jalan sisi selatan Mookervart bertujuan untuk manambah kapasitas pergerakan lalulintas di Daan Mogot sehingga akan turut mengurai kepadatan lalulintas di Jalan Daan Mogot, khususnya pada pagi dan sore hari,” ujarnya seraya menambahkan jalan ini juga, nantinya dapat digunakan untuk jalur busway.

Pembangunan jalan sisi Selatan Mookervart yang sejajar dengan Jalan Daan Mogot ini, lanjut Nana, menggunakan sistem multiyears dan dikerjakan selama dua tahun, mulai 2016 – 2017. Dengan lebar 20 meter, termasuk median jalan dan trotoar. Di mana untuk jalan selebar 11,5 meter (dua jalur), sisanya untuk trotoar dan median jalan, di sebelah kanan dan kiri serta saluran air.

Adapun berdasarkan laporan pelaksana proyek PT  Moderna Teknik Perkasa, tercatat lokasi yang sudah dikerjakan yaitu Arcadia (270 meter), 3 Multi Gudang (100 meter), Era Prima (400 meter), MBI (405 meter), Polari (200 meter), Garda Bakti Nusantara (400 meter). Dengan total 1.775 meter. (man)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top