ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan  
(angkat jari telunjuk) saat berdialog dengan anak jalanan.
(Foto: Man Handoyo, Tangerangnet.com)  
NET - Lahirnya Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni, sepertinya belum melekat di telinga  masyarakat, khususnya anak-anak jalanan. Akibatnya,ketika mereka ditanya, kenapa pada  tanggal 1 Juni warna merah atau libur, nampak bingung.

Namun saat disebutkan bahwa 1 Juni adalah hari lahirnya Pancasila, mereka saling melihat satu sama lain. Sehingga perlu sedikit penjelasan bahwa 1 Juni  merupakan proses awal akan disahkannya Pancasila sebagai Lambang Negara Indonesia pada 18 Agustus 1945 lalu.

Itu disosialisaikan oleh Kapolres Metro Tangerang Komisaris Besar Harry Kurniawan, menjelang peringatan hari kelahiran Pancasila pada anak-anak jalanan di Bundaran Tugu Adipura, Jalan Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna, Kota Tangerang, Banten Rabu (31/5) petang.

""Sosialisasi nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan falsafah bangsa ini, sepertinya perlu ditingkatkan lagi kepada generasi muda. Terlebih-lebih kepada anak jalanan yang memiliki kerentanan  sosial dalam kehidupan,” ujar Kapolres yang didampingi Wakapolres Ajun Komisaris Besar Erwin Kurniawan, Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Ajun Komisaris Besar  Dedy Supriyadi, dan Kepala Sub Bagian Humas (Kasubag Humas) Komisaris Triyani Handayani.

Pasalnya, kata Kapolres, kehidupan anak jalanan sangat longgar dari lingkungan sosial, sehingga mereka lebih riskan untuk melakukan atau menjadi korban dalam  tindak kejahatan apapun. Karenanya,  mereka perlu disapa atau didekati untuk terus diingatkan soal Pancasila yang menjadi falsafah hidup bangsa.

Selain mensosialisasikan nilai Pancasila, Kapolres juga menyampaikan pesan Keamanan dan Ketertiban Masayarakat (Kamtibmas) kepada Anak Jalanan, agar mereka tetap menjaga keamanan dan tidak mengganggu ketertiban umum. Pesan tersebut juga disampaikan oleh Kapolres kepada anak-anak Pramuka yang sedang berlatih di Alun-Alun Achmad Yani, Jalan Achmad Yani, Kota Tangerang.

Dalam pertemuannya, Kapolres juga memberikan bingkisan kaos kepada anak-anak jalanan yang hafal membacakan Pancasila. " Alhamdulillah walaupun kurang sempurna, mereka masih hafal membacakannya,"  ungkap Kapolres.

Kedatangan Kapolres yang mendadak  membuat anak jalanan merasa terhibur. Mereka tidak segan-segan mengajak untuk foto bersama. " Awalnya, saya kaget karena dikira ada razia. Eh nggak taunya hanya ngajak ngobrol dan  bagi-bagi hadiah," tutur Anto, salah seorang anak jalanan yang membacakan Pancasila. (man)


Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top