ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Amien Rais: siap melapor ke KPK.
(Foto: Istimewa/kpsn)  
NET - Tuduhan yang dialamatkan kepada Amien Rais oleh Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK)  sangat tidak mendasar. JPU mengatakan aliran dana ke rekening  Amien Rais terkait kasus korupsi Alkes (Alat Kesehatan-red) “kebelinger”.

"Kami IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah-red) Kota Tangerang secara tegas tidak terima ayahanda kita, Bapak Reformasi  Amien Rais dituduh dengan cara-cara serampangan,"  ujar Tri Laksono  kepada wartawan seperti siara pers yang diterima Tangerangnet.com, Minggu (4/6/2017).

Tri Laksono adalah Ketua Umum Pimpinan Cabang (PC)  IMM Kota Tangerang itu mengatakan, "Bahwa ini jelas ada upaya kriminalisasi AR (Amien Rais) dan kita ketahui Bapak AR  sangat  kritis dengan kondisi kebangsaan saat ini".

Semakin jelas rezim saat ini, kata Laksono,  sekonyong-konyong menggunakan KPK demi nafsu kekuasaan.  “Ini sudah diklarifikasi langsung oleh Pak Amien Rais bahwa dana yang diterima tahun 2007 ke rekeningnya adalah dana bantuan sukarela dari Sutrisno Bachir (SB) dalam rangka dakwah Pak Amien, dan hubungan antara SB dan AR ialah sahabat dan rekan dalam pergerakan dakwah. Jadi tidak ada korelasinya dengan tuduhan JPU yang disematkan ke Pak Amien, bahwa aliran dana tersebut adanya tindak pidana korupsi Alkes oleh Siti Fadilah Supari,” ucap Laksono.

Senada dengan Tri Laksono, Kepala Bidang Hikmah PC  IMM Kota Tangerang Riefqi mengatakan KPK saat ini,  sudah kehilangan arah, tidak bisa dijadikan mercusuar dalam supremasi Tipikor (Tindak pidana korupsi-red).  “Kasus-kasus yang dikerjakan banyak tebang pilih. Kita ketahui kasus Mega Korupsi BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia-red), Century, reklamasi, tidak tersentuh oleh KPK.  Ada kesan KPK menutup mata dengan beberapa korupsi yang berada di pusaran kekuasaan saat ini," tutur Riefqi menandaskan.

Oleh karena itu, kata Riefqi,  kalau memang KPK mempunyai  independensi dalam penegakan hukum Tipikor, IMM menunggu nyali KPK untuk membongkar korupsi besar , dan IMM Kota Tangerang  mendukung upaya  Amien Rais untuk melaporkan dua tokoh nasional yang tidak tersentuh oleh KPK.

“Belum lagi 14 anggota  DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia-red)  yang menerima dana e-KTP  (elektronik Kartu Tanda Penduduk-red) sampai saat ini pun hilang tidak ada penjelasan yang  jelas atau upaya KPK untuk mengusut tuntas korupsi E-KTP," ujar Riefqi.

Hal ini senada disampaikan pula oleh Katong Supriadi, dari Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM).  "Pak Amien Rais kita kenal mempunyai keberanian untuk mengatakan kebenaran.  Kita harus banyak terimakasih atas jasa Pak Amien saat ini demokrasi buah tangan dari Pak Amien Rais menggulingkan Orba saat itu. Jadi kalau ada upaya kriminalisasi terhadap Pak Amien Rais maka, kami AMM Kota Tangerang bersama ribuan kader siap kepung KPK atas tuduhan yang tidak mendasar," ujar Katong Supriadi. (*/ril)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top