ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Ustadz Ridwan Mukri saat menyampaikan hikmah
Isra' Mi'rad:  sholat menghindari perbuatan keji.
(Foto: Dade, Tangerangnet.com)  
NET -  Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi mengatakan peristiwa Isra’ Mi’raj adalah suatu bukti nyata dari kebesaran dan kekuasaan Allah Subhanahu Wata’ala, yang memperjalankan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa selanjutnya ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah kewajiban sholat lima waktu, sebagai pembeda antar Islam dengan yang lainnya.

Hal itu dikatakan Pangkostrad di Markas Kostrad pada peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Asy-Syuhada Makostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (10/5/2017).

Peringatan Isra’ Mi’raj dilaksanakan dengan tema “Jadikan Hikmah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1438 H / 2017 M Untuk Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan, Disiplin, Loyalitas, Serta Pengabdian Prajurit Guna Terwujudnya TNI yang Hebat, Profesional dan Dicintai Rakyat”.

"Sholat adalah tiang agama, siapa yang mendirikan sholat maka sesungguhnya ia memperkokoh agama dalam dirinya. Sebaliknya siapa yang melalaikan dan mengabaikan sholat maka sesungguhnya ia meruntuhkan agamanya. Kepada segenap peserta peringatan Isra' Mi'kraj Tanamkan dalam hati kita bahwa pada saat akan shalat seraya mengingat dan memohon kepada Allah. Andaikan itu adalah sholat terakhir kita, mohon ampunan atas segala dosa-dosa kita," ujar Letjen TNI Edy.

Karena tiada yang tahu, kata Pangkostrad,  apakah seseorang itu akan dapat bertemu dan melaksanakan sholat pada waktu berikutnyan berharap para prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan segenap warga Kostrad, untuk memanfaatkan kesempatan yang baik ini untuk menambah wawasan keislaman terutama yang berkaitan dengan Isra’ Mi’raj. Kiranya makna dari peringatan Isra’ Mi’raj kali ini benar-benar dapat diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dihadiri oleh Ir Kostrad, Koorsahli Pangkostrad, Staf Ahli Pangkostrad, Asren Kostrad, para Asisten Kaskostrad, Kabalak Kostrad, LO AL dan LO AU, Ketua beserta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PG Kostrad serta seluruh warga Markas Kostrad yang beragama muslim. Acara peringatan Isra’ Mi’raj ini diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Ridwan Mukri, yang sangat menarik dan mengena dalam memberi ceramah, sehingga membuat seluruh jamaah sangat antusias.

Sementara itu, Ustadz Ridwan Mukri dalam ceramahnya menyampaikan  untuk melandasi keimanan manusia dengan mendirikan sholat, karena sesungguhnya sholat dapat menghindarkan dari perbuatan keji dan mungkar. Peringatan Isra’ Mi’raj kali ini diharapkan dapat dijadikan sebagai suatu momentum untuk mempertebal keyakinan seluruh anggota Markas Kostrad sehingga dapat terbentuk prajurit yang memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat kepada Allah SWT, serta mampu melaksanakan tugas dengan baik dan dengan penuh keiklhasan.

Akhir rangkaian acara, segenap prajurit, PNS, dan pengurus persit melantunkan Asmaul Husna secara bersama-sama. “Diharapkan dapat dihafal serta diterapkan dalam setiap waktunya,” tutur Edy.  (dade)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top