ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Arief R. Wismansyah: akses ke luar masuk jalan tol.
(Foto: Istimewa)   
NET - Hingga hari kedua pelaksanaan tidak diberlakukannya Gerbang Tol (GT) Karang Tengah, masih berdampak terhadap kemacetan lalulintas di sejumlah ruas  jalan di Kota Tangerang, khususnya  pada  akses ke luar masuknya jalan tol tersebut.

Akibatnya, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah meminta kepada Pemerintah pusat agar melakukan evaluasi atas kebijakan itu. "Kami akan kirim surat kepada Pemerintah  pusat agar segera melakukan evaluasi,'' ujar Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah, Senin (10/4/2017).

Pasalnya, kata dia, setelah GT Karang Tengah ditutup atau tidak diberlakukan, terjadi penyempitan di sejumlah akses ke luar masuk  jalan tol . Itu terjadi lantaran adanya pembangunan GT di sejumlah akses jalan itu.

Karenanya, kata Walikota,  Pemerintah pusat harus cepat mengambil sikap. Mengingat dampak dari kemacetan tidak hanya merugikan para pekerja yang mau ke Jakarta. Tapi juga siswa-siswi yang mau ke sekolah.

''Kami harap ini dievaluasi, jangan sampai dialihkannya GT Karang Tengah ke pintu tol dalam kota di Tangerang, hanya untuk memindahkan kemacetan,” tutur Arief sembari menambahkan untuk mengantisipasi kemacetan itu, bisa juga di ekses ke luar jalan tol ditambah GT, sehingga masyarakat tidak perlu antre. (man)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top