Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Hasil Hitungan Cepat Median, Anis-Sandi Ungguli Ahok-Djarot

Rico Marbun: kemenangan merata.
(Foto: Dade, Tangerangnet.com)  
NET - Ketua Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun menyelenggarakan Quick Count (hitungan cepat-red) di 320 Tempat Pemunguran Suara (TPS) berkaitan dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 putaran kedua, Rabu (19/4/2017). Hasilnya, sesuai dengan data hasil tabulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Anis-Sandi unggul.

Rico menjelaskan dari 13.034 TPS yang tersebar secara merata di 6 wilayah administratif DKI Jakarta. Total sesuai data KPU ialah sebesar 7.218.280 orang.

"Dengan jumlah 320 TPS yang dijadikan sampai dalam hitungan cepat kali ini, akan menghasilkan angka elektabilitas dengan tingkat kepercayaan (confidence level) sebesar 99 persen dan tingkat kesalahan (margin of error) kurang lebih 2 persen," ujar Rico, Rabu (19/4), saat acara jumpa pers di Hotel Amaris, Pancoran, Jakarta Pusat.

Rico menyebutkan sampai  pukul 15;30, data masuk 81.62 persen TPS, dalam quick count kali ini Median menemukan tingkat elektabilitas sebagai berikut : Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot)  42.52 persen, dan Anies Baswedan-Sandiaga Solehudin Uno (Anis-Sandi) 57.49 persen.

Elektabilitas per Kota: Jakarta Barat, Ahok-Djarot, 50.76 persen, dan Anies-Sandi 49.24 persen, Jakarta Pusat Ahok-Djarot 44.54 persen, dan Anies Sandi 55.46 persen, Jakarta Selatan, Ahok-Djarot 40.07 persen, dan Anies-Sandi 59.93 persen, Jakarta Utara, Ahok-Djarot 40.68 persen, dan Anies-Sandi, 59.32 persen, Jakarta Timur, Ahok-Djarot, 38.08 persen, Anies-Sandi, 61.92 persen, dan Kepulauan Seribu, Ahok-Djarot 54.13 persen, dan Anies-Sandi 45.87 persen.

Walaupun belum 100 persen data masuk, kata Rico, namun tren elektabilitas suara sudah stabil-dengan tingkat MoE 2 persen beda elektabilitas di atas 2 persen maka bisa nyatakan Anies-Sandi akan menjadi Gubernur Baru DKI Jakarta 2017-2022.

“Untuk hasil resmi, kita akan menunggu perhitungan rekapitulasi KPU DKI Jakarta," ujarnya. (dade)

Post a Comment

0 Comments