Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Hendri Zein Serahkan Kursi Ketua DPC PDIP Kota Tangerang

Hendri Zein (baju hitam) berjabat tangan dengan
Ananta Wahana disaksikan Gatot Wibowo.  
(Foto: Istimewa)  
NET – Kursi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Tangerang resmi diserahkan dari Hendri  Zein kepada Ananta Wahana di kantornya kawasan bisnis Metropolitan Square (Metos).

Serah terima jabatan tersebut berkaitan dengan keluarnya surat pemberhentian atas kekalahan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Rano Karno-Embay Mulya Syarif (Rano-Embay) atas pesaingnya, pasangan calon Wahidin Halim-Andika Hazrumy (WH-Andika) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banten 2017 di Kota Tangerang.

”Ya, ini hanya pemberhentian sementara dari partai sebagai sanksi dari organisasi,” tutur Hendri Zein usai acara serah terima kepada Ananta Wahana sebagai pelaksana harian (Plh) Ketua DPC PDIP kemarin.

Hendri Zein menuturkan  berlapang dada dan berbesar hati atas pemberhentian tersebut. Sebab pemberhentian jabatan tersebut hanya sementara saja sesuai dengan surat keputusan pada poin nomor 5.

Meskipun sudah tidak menjadi ketua DPC PDIP, Hendri  akan terus mengawal  PDI Perjuangan dengan penuh kebersamaan dan menjamin di Kota Tangerang tidak akan ada gejolak karena  menjadi kader berawal dari hati bukan dari paksaan.

”Memang, saya menjadi kader dari hati dan luluhur. Saya bukan sekadar kader kos-kosan,” ungkap Hendri.

Kendati demikian, kata Hendri, posisi itu akan mungkin saja nanti akan kembali, karena partai juga bisa menilai. “Sebab, saya tidak menanam kebencian dalam partai. Namun sebaliknya, saya bangun dengan kebersamaan saat partai terpecah,” ujar Hendri.

Terkait kekalahan dalam Pilkada Banten 2017, Hendri  menambahkan siapa pun tidak ada yang mau kalah. “Dalam Pilkada semua ingin menang,” katanya.

Pelaksana harian (Plh)  Ketua DPC PDIP Ananta Wahana mengatakan kegiatan tersebut  hanya sebagai sosialisasi SK, partai, dan para kader. Selanjutnya akan melakukan konsolidasi partai, sebab mesin partai saat ini harus dipersiapkan untuk menghadapi pertempuran berikutnya. Ke depan, mereka tahu posisi mereka masing-masing.

Terkait Plh yang saat ini, Ananta  menjelaskan hanya melaksanakan perintah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP . “Sampai kapannya, saya tidak tahu bagaimana DPP saja,karena secara pribadi saya belum siap,” ucap Ananta.  (*/ril)

Post a Comment

0 Comments