ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Anggota TNI terlihat sedang berupaya mengeluarkan
korban dari reruntuhan puing akibat gempa.
(Foto: Istimewa)  
NET -  Kodam Iskandar Muda responsif atas terjadinya gempa di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Puluhan anggota Kodim 0102/Pidie langsung diterjunkan di lokasi gempa untuk membantu evakuasi korban di Kabupaten Pidie Jaya.

Saat ini, selain membantu evakuasi masyarakat korban gempa bersama dengan Tim SAR dan Polri, Kodim 0102/Pidie juga mendirikan posko bantuan bencana berupa posko Kesehatan dan posko dapur umum.

Sementara itu, Dandim Letkol Inf Usik Samawa Parana yang langsung terjun kelokasi mengatakan, saat ini Kodim tengah melakukan evakuasi bersama Tim Search And Rescue (SAR), Polri, dan dibantu masyarakat.  "Informasi yang diperoleh, sebanyak ratusan warga di Kecamata Pidie Jaya, Provinsi Aceh mangalami luka-luka dan 21 orang meninggal, karena tertimpa reruntuhan bangunan," ujar Usik Samawa Parana kepada wartawan, Rabu (7/12/2016),  di Jakarta.

Korban kebanyakan anak-anak dan lansia, karena mareka kebanyakan tinggal di lantai dua Ruko. "Oleh karena itu, korban kebanyakan anak-anak dan lansia, karena  mareka kebanyakan tinggal di lantai dua Ruko. Korban luka kini sedang mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Pidie Jaya. Tiga lokasi terparah diakibatkan oleh gempa sekitar pukul 05.03 WIB  di Pidie Jaya yang berada di 3 kecamatan, yakni Kecamatan Merdu, Kecamatan Tringgadeng, dan Kecamatan Samalaga 3," ujarnya.

Banyak bangunan runtuh, seperti ruko, rumah, tempat ibadah, sekolah,  dan pesantren yang kini masih dalam pendataan. Gempa dengan kekuatan 6.4 SR, pusat gempa bumi terletak pada 5,25 LU dan 96,24 BT, tepatnya di darat pada jarak 106 km arah tenggara Kota Banda Aceh pada kedalaman 10 km di Kabupaten Pidie Jaya terasa hingga Kota Banda Aceh serta Aceh Besar, dan terasa di Aceh Jaya, Meulaboh  Aceh Barat, dan Kota Sabang.

Jumlah personil TNI yg di kerahkan utk membantu korban gempa sejumlah 740 orang dengan rincian sebagai berikut, Babinsa Kodim Pidie : 400 org, 1 SSK dr Arned 17 : 100 org, 2 SSK dr 113 : 200 org, Denkesyah loks dan kesdam : 25 orang, dan Denbekang loks : 15 org.

Sementara bila diperlukan, telah pula pasukan disiapkan pasukan di Yon Kav 11 : 3 SSK (300 orang) jarak tempuh memakan waktu 2, 5 jam. Satu lagi  Yon Zipur : 1 SSK (100 orang) jarak tempuh memakan waktu 3 jam. "Ini sebagai pengerahan awal, dinamika perkembangan akan diinfo kemudian," ungkap Usik. (dade)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top