ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Sejumlah ketua partai politik, Kapolres, Ketua KPU, Dandim,
Asda 1, Ketua Panwaslu, sepakat Pilkada Banten 2017
diselenggarankan secara damai oleh seluruh komponen.  
(Foto: Istimewa)

NET – Sejumlah pimpinan partai politik menyesalkan sikap Walikota Tangerang Arief Rahadiono Wismansyah yang tidak hadir dalam acara Kampanye Damai dalam rangka penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banten 2017 . “Jangan ada alasan Pak Arief  tidak datang karena sibuk. Kalau sibuk, kami juga sibuk tapi berusaha untuk datang pada acara ini,” ujar Ketua Partai Keadilan Sejahteran (PKS) Kota Tangerang Tengku Iwan, Kamis (4/11/2016).

Iwan yang kini dipercaya sebagai Ketua Partai Koalisi pengusung calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim dan Andika Hazrumy (WH-Andika) itu mengatakan kegiatan Pilkada adalah kegiatan yang menyangkut seluruh rakyat Kota Tangerang. “Seharusnya, Walikota sebagai pembina politik di Kota Tangerang ini  lebih memprioritaskan untuk hadir. Apalagi ini judulnya kegiatan Kampanye Damai,” tutur Iwan yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang itu.

Iwan menanyakan apakah Arief sebagai Walikota tidak ingin dalam penyelenggaran Pilkada Banten tersebut di Kota Tangerang berlangsung aman, tertib, dan lancar. “Kalau Walikota tidak punya kepedulian terhadap kegiatan Kampanye Damai, justru menimbulkan pertanyaan. Apalagi situasi dan kondisi politik sekarang ini sedang memanas di Jakarta,” ucap Iwan.

Iwan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kapolres Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Irman Sugema, Komandan Daerah Mililiter ( Dandim) Letkol Infantri Achiruddin, dan Ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi. Sementara Pemerintah Kota Tangerang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan Saeful Rohman.

 Acara yang digagas oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang, Rabu (2/11/2016) di sebuah restoran di Kecamatan Benda,  hadir pula ketuanya Sanusi Pane dan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tangerang Agus Muslim. Sanusi pun kecewa atas ketidakhadiran  Walikota pada acara tersebut.

“Bagaimana ya, masak sih Walikota tidak hadir? Ini acara  pesta demokrasi rakyat Banten termasuk di dalamnya rakyat Kota Tangerang. Sebenarnya, saya berharap Walikota hadir tapi karena disebutkan menghadiri acara lain sehingga tidak datang. Apa acara ini kurang penting di mata Walikota,” ujar Sanusi keheranan.

Senada dengan Sanusi, Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tangerang Khalid Marhaban pun melontarkan kekecewaannya. “Apa sih beratnya datang ke acara ini? Kegiatan ini kan masih di Kota Tangerang, masih wilayah kekuasaan Walikota. Saya tidak melihat ada alasan yang kuat Walikota tidak hadir pada acara ini,” tutur Khalid.

Ketua Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Tangerang Arif Fadillah ikut memberi penilaian terhadap ketidakhadiran Walikota dalam acara Kampanye Damai tersebut. “Ya, sebaiknya Walikota hadir dan mendahulu kegiatan ini ketimbang acara lain,” ucap Arif.

Sementara itu, Saeful Rohman yang datang mewakili Walikota Tangerang menyebutkan Arief tidak bisa hadir karena sibuk dan ada kegiatan lain. “Pak Wali mohon maaf tidak bisa hadir,” ujar Saeful. (ril)    

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top