ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Walikota Tangerang Arief R. Wismanyah saat meninjau PLTSa.
(Foto: Dokumentasi Pemerintah Kota Tangerang)    
PEMERINTAH Kota Tangerang melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP),  akan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) pada pertengahan 2017 nanti.

Itu dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi volume sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. "Apabila PLTSa ini sudah bisa dioperasikan, tentu sampah yang ada di TPA Rawa Kucing  bisa berkurang," ujar Fathul Hadi, Sekretaris DKP Kota Tangerang, Jumat (25/11/2016)

Namun demikian, kata Fathul Hadi, pengelolaan PLTSa itu nantinya diserahkan kepada pihak ketiga. Dan hingga akhir November 2016 ini sudah ada sekitar 30 perusahaan nasional maupun internasional yang telah mengajukan diri menjadi pengelola PLTSa tersebut.

"Proposal pengajuan kerjasama dari 30 perusahaan luar dan dalam negeri itu kami serahkan kepada pemerintah pusat untuk dikaji, " tutur dia seraya  menjelaskan hal itu dilakukan karena proyek tersebut memerlukan anggaran yang cukup besar, sehingga harus hati-hati untuk menentukan pemenang tendernya.

"Kami tidak ingin salah untuk menentukan pengelola PLTSa tersebut. Karena itu, kami serahkan sepenuhnya kepada Pemerintah pusat,"  ucap Fathul.

Dan sampai saat ini, lanjutnya, Pemkot Tangerang masih menunggu informasi dari Pemerintah pusat terkait pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Mengingat dalam rencana tersebut juga akan ada alat modern yang  disiapkan oleh Pemerintah pusat untuk menjadikan sampah sebagai pembangkit listrik.

"Lahannya sudah siap di TPA Rawakucing untuk dijadikan lokasi operasional. Sekarang hanya menunggu alat datang," kata Fathul Hadi sembari menambahkan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No 18/2016, tentang Percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik berbasis sampah, Kota Tangerang merupakan pilot project Program Waste to Energy (WtE).

Dan ini merupakan salah satu dari program Pemkot Tangerang untuk menuju kota cerdas dan layak huni. Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Walikota Tangerang  Arief R Wismansyah di setiap pertemuannya. "Yang jelas pertengahan 2017 nanti PLTSa tersebut sudah bisa dilaksanakan di Kota Tangerang," kata dia.(Adv)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top