ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Ilustrasi LIVE.
(Foto: Pemerintah Kota Tangerang)    
GUNA untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan memperkaya  destinasi  wisata di Kota Tangerang,  Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah berupaya membuka mata  generasi muda dan masyarakat umum yang ada di daerah itu dengan cara menjadikan Makam Pahlawan Daan Mogot  di Jalan Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna sebagai Museum Juang Taruna.

Dengan dilengkapi koleksi foto-foto dan ilustrasi peristiwa Lengkong pada 25 Januari 1946 lalu, yang dipampang di gedung di area makam pahlawan tersebut, tentu dapat menggugah semangat pantang menyerah para generasi muda dan masyarakat u.um dalam mengisi kemerdekaan melalui karya nyata.

"Selain untuk meningkatkan rasa nasionalisme kepada masayarakat, khususnya generasi muda, Museum Juang Taruna ini, diharapkan  menjadi destinasi wisata edukasi baru di Kota Tangerang," ujar Arief R. Wismansyah.

Dan Alhamdulillah setelah gedung di area Taman Makam Pahlawan tersebut menjadii Museum Juang Taruna, kata Arief,  kondisinya juga berubah, yaitu jauh dari kesan serem. Mengingat ruangannya yang diisi dengan materi perjalanan sejarah perjuangan sudah direhab.

"Mudah-mudahan dengan keberadaan museum ini, kita bisa meneladani semangat masyarakat, khususnya generasi muda agar bisa belajar dari para pahlawannya yang telah berjuang untuk  kemerdekaan kita semua," tutur Arief.

Dan untuk meningkatkan serta mendekatkan diri pelayanan kepada masyarakatnya, Pemerintah Kota Tangerang juga telah meluncurkan enam aplikasi kesehatan. Di antaranya aplikasi E-Puskesmas, Aplikasi SMS Bunda, termasuk juga aplikasi Kamar Rumah Sakit.

"Untuk mempermudah masyarakat dalam sisi pelayanan kesehatan, kami juga telah meluncurkan enam aplikasi, di antaranya SMS. Sehingga masyarakat yang ingin mendapat pelayanan dari Puskesmas, tidak perlu antre lagi,”  kata Arief.

Dan terkait bagaimana semangat untuk menurunkan tingkat kematian ibu dan anak, kata Arief, juga ada aplikasi SMS bunda. Sehingga ibu-ibu  yang ingin  punya anak kehamilannya hingga melahirkan bisa di monitor dan diingatkan untuk melakukan imunisasi dan lainya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Liza Puspadewi mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan mempunyai aplikasi untuk mempermudah pelayanan kesehatan di Kota Tangerang, SMS Gateway,  Salam Sehat, Kami Datang Kami Layani (Home Care),  SMS Bunda, Layanan PKM berbasis Web, dan juga aplikasi Monitor Kamar RS.

"Kalau SMS gateway aplikasi layanan pendaftaran berbasis  SMS untuk memudahkan masyarakat mendapatkan layanan dan mengurangi antrean, sedang SMS Bunda informasi dan edukasi 1.000 hari pertama kehidupan. Kemudian kalau aplikasi Salam Sehat yaitu sistem informasi yang dapat mengolah keluhan dari masyarakat," papar dokter Lisa.

"Terus aplikasi Kami Datang Kami Layani (Home Care) program kunjungan rumah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kita juga sediakan pelayanan Puskesmas berbasis web jadi pelayanan Puskesmas sudah menuju ke arah layanan paperless. Selanjutnya aplikasi monitor ketersediaan kamar  di rumah sakit (RS), program akan menjembatani apliaksi E-Puskesmas dengan jumlah kamar di RS berdasarkan data yang disediakan oleh BPJS, dan peserta BPJS di Kota Tangerang sudah mencapai 1,35 juta," terang mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Tangerang.

Dokter Lisa juga menjelaskan bahwa layanan E-Puskesmas tersebut bisa diakses melalui nomer 08113347774. "Jadi ketik SMS dengan format DAFTAR<spasi>NIK<spasi>POLI TUJUAN<spasi>PUSKESMAS TUJUAN<spasi>TANGGAl.  (Adv)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top