ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah beserta pejabat  
Pemerintah Kota Tangerang saat memeriksa pembangunan
jalan. (Foto: Pemerintah Kota Tangerang)  
PEMBANGUNAN  sektor infrastruktur merupakan fondasi dari pembangunan ekonomi selanjutnya. Karena itu, untuk meningkatkan perkembangan suatu daerah dan perekonomian masyarakatnya, Pemerintah Kota Tangerang  terus melakukan pembangunan infrastruktur dengan cara membuka jaringan-jaringan jalan transportas.

Seperti pengembangan jaringan jalan yang dapat menghubungkan Kota Tangerang dengan DKI Jakarta, dan Kota Tangerang Selatan. Saat ini jalan tersebut masih dalam proses pelaksanaan. Yaitu jalan KH Hasyim Ashari – HOS Cokroaminoto yang merupakan perbatasan  Kota Tangerang dengan DKI Jakarta,  Jalan Raden Fatah - Jombang Raya, perbatasan Kota Tangerang dan Tangerang Selatan.

"Pelaksanaan pengembangan jalan yang sudah dilakukan sejak tahun 2013 ini, diprediksikan akan selesai pada tahun 2027 nanti," ujar Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkot Tangerang, Wahyudi Iskandar, Selasa (1/11/2016).

Selain pengembangan jalan tersebut, kata dia, Pemkot Tangerang juga sedang memperbaiki jalan sekunder, di dalam kota, seperti Jalan: Benteng Betawi, Imam Bonjol, Iskandar Dinata, KS Tubun, M Toha, Prabu Kiansantang, Prabu Siliwangi, Pajajaran, Teuku Umar, Proklamasi, Soebandi, Galeong, Benua Indah dan beberapa ruas jalan yang merupakan akses menuju Bandara Soekarno Hatta. Seperti, Jalan: Bourag Lio Baru, Pembangunan 3, Juanda, Merpati, Garuda, Halim Perdanakusuma, dan Husein Sastranegara.

"Jalan yang tersebar di wilayah Kota Tangerang ini dikembangkan dan dibangun dengan tujuan untuk mempermudah konektivitas antara daerah satu ke daerah lainnya,” tutur Wahyudi Iskandar.

Karena, kata dia, dengan adanya konektifitas jalan yang baik, tentu akan berdampak baik pula  terhadap perkembabgan perekonomian daerah Banten, khususnya Kota Tangerang yang merupakan daerah seribu satu industri dan sejuta jasa dan perdagangan.

Dan ke depannya, tambah Wahyudi,  Pemkot Tangerang  juga berencana membuka beberapa jalur baru di ruas Jalan Tol Ciledug - Bandara Seokarno Hata, jalan di sisi kiri dan kanal Tol Jakarta- Tangerang, jalan di sisi kiri dan kanan Sungai Cisadane, jalan sisi kiri dan kanan rel jereta api serta di sisi Selatan sungai Mookervart (Jalan Daan Mogot).

Menurut Wahyudi, selain itu, Pemkot Tangerang juga akan membangun beberapa terminal yang dapat menunjang dari pemgembangan jaringan transportasi tersebut, seperti Terminal Jatiuwung, Ciledug dan beberpa terminal kecil yang tersebar di 13 kematanan di Kota Tangerang. "Untuk rencana pembangunan-pembangunan infastfuktur ini masih dalam tahap pembicaraan yang lebih dalam," ucap Wahyudi.

Sementara itu, untuk pengembangan lainnya yang terkait dengan pelaksanaan pembangunan Pemerintah pusat atau pengembangan dan pemantapan jaringan nasional, Pemkot Tangerang, juga telah mengajukan beberapa hal, seperti adanya konektivita ke Jalan Jakarta Outer Ring Road (JORR II), Tangerang-Merak, Balaraja-Teluk Naga- Bandara Sokarno Htta (lingkar Utara) dan Merak-Cilegon-Serang-Tangerang batas DKI Jakarta. Begitu pula dengan akses ke Tol Tangerang – Serpong batas Jawa Barat dan Tangerang- Serpong batas Bogor. (Adv)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top