ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Warga yang rumah kebanjiran masih mengungsi di
di Gedung Olah Raga (GOR) Kecamatan Priuk.
(Foto: Syafril Elain, TangerangNET.Com)  
NET - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan berbagai upaya untuk menangani persoalan banjir di wilayahnya, mulai dari pembangunan turap, normalisasi kali, dan juga pembuatan sistem pengendalian banjir melalui proses pengeringan situ.

Namun untuk merealisaikan semua itu, tentu memerlukan  keterlibatan berbagai unsur masyarakat, termasuk pemerintah pusat. “Penanganan banjir ini harus dikerjakan dengan program yang jelas dan berkesinambungan," ujar  Walikota Tangerang Arief R Wismansyah saat melakukan koordinasi terkait penanganan banjir dengan Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Pupera) di Jakarta, Rabu (16/11/2016).

Salah satunya, kata dia, Pemerintah pusat melalui Kementrian Pupera agar melakukan normalisasi Situ Bulakan yang saat ini kondisinya sangat dangkal  antara 40 - 200 cm. Mengingat kewenangan tersebut berada di tangan kementrian Pupera.

Selain itu, kata  Walikota, pihaknya juga mengharapkan adanya  pengerukan  Kali Sabi dan  penataan daerah aliran sungainya agar aliran air tersebut tidak tertahan.

”Kami mohon supaya ada penambahan   kegiatan  pengerukan serta penataan  sungai itu supaya di pertemuan Kali Sabi dan Cisadane bisa disalurkan ke  Kali Cicagur," tutur Arief  sembari meminta kepada Dirjen SDA agar memberikan tambahan pompa air di Perum Total Persada yang  saat ini banjirnya mencapai 2 meter. Karena, dengan 20 pompa yang dipasang di daerah itu dinilai kurang.

Menyikapi hal itu, Kementrian Pupera melalui Dirjen SDA berjanji untuk segera memfollow up usulan dari Pemkot Tangerang. “Nanti akan kami sampaikan kepada Pak Dirjen," ucap salah satu Pejabat dari Dirjen SDA Lolli Martina Martief, MT.

Sementara itu, di tempat terpisah calon Gubernur Banten Wahidin Halim menyebutkan solusi mengatasi banjir di Kota Tangerang adalah peranan Pemerintah Provinsi Banten sangat penting. “Gubernur Banten harus berbuat karena banjir tersebut melibatkan beberapa daerah. Di sini peranan Gubernur Banten agar masalah yang menyangkut berbagai daerah. Hal ini bisa terjadi karena sungai mengalir dari hulu ke hilir melintasi berbagai daerah,” ucap Wahidin yang akrab disapa WH.(man/ril)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top