ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Ormas Islam dan warga yang ikut aksi demo damai.
(Foto: Dade, TangerangNET.Com)  
NET - Selesai solat, rangkaian long march ummat Islam peserta Aksi Bela Islam II menuju kantor Bareskrim, Balaikota Provinsi DKI Jakarta dan Istana Negara, tak putus-putus. Setelah berjalan kaki bersama jamaah dari mesjid Istiqlal, disusul oleh Ustad Arifin Ilham yang bergerak menggunakan sebuah mobil terbuka.

Kemudian, menyusul Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab, dan bersamanya juga terlihat dua mantan aktivis yang kini menjadi Wakil Ketua DPR, yakni Fahri Hamzah dan Fadli Zon. Fadli dan Fahri memang telah menyatakan niatnya untuk ikut turun aksi sebagaimana permintaan Habib Rizieq.

"Oleh karena itu, meminta proses hukum dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dan berpesan untuk mengarahkan ke partai pendukung Ahok dan Presiden RI Joko Widodo. "Partai pengusung Ahok, jangan merasa partai besar, ingin lakukan manuver politik, namun Rizieq mengaku bersama FPI tidak akan tinggal diam jika ada intervensi tersebut," ujar Habib Rizieq, Jumat (4/11/2016), di Jakarta.

FPI tidak akan tinggal diam jika ada intervensi tersebut, berkaitan kasus Ahok, enggak ada satu kata pun tentang penistaan agama. Targetnya adalah penangkapan dan pemenjaraan calon Gubernur DKI nomor urut 2 itu, dan dia punya ancaman jika status Ahok tidak segera ditentukan. 

Aksi damai berakhir setelah sejumlah utusan menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana yang didampingi Menko Polhukam Wiranto, dan Menteri Agama. Jusuf Kalla mengatakan usul dari aksi damai penanganan perkara dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok dituntaskan dalam tempo dua minggu.

Setelah mendapat penjelasan dari Wapres, massa aksi demo damai pun membubarkan diri. Namun, karena jumlah mereka terlalu banyak sehingga sampai lewat magrib pun, mereka terlihat berada di seputar Istana, Monas, dan Bundaran Hotel Indonesia. (dade)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top