ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga


Wakil Walikota Tangerang Sachrudin saat membuka  
acara Smart City.   (Foto: Pemerintah Kota Tangerang)  

DEMI untuk mendukung program pelayanan masyarakat yang cepat dan tepat, Pemerintah Kota Tangerang telah  mengembangkan berbagai aplikasi pelayanan di wilayahnya. Tujuannya, selain mengatasi permasalahan yang ada, juga untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat Kota Tangerang.


"Guna merealisakikan kota cerdas dan layak huni, Pemerintah  Kota Tangerang telah merekrut para pegawai yang berkemampuan programer," ungkap Wakil Walikota Tangerang Sachrudin, saat membuka acara pelatihan  pengembangan Smart City kepada para aparat Pemkot Tangerang di ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (31/10).

Hadir dalam acara itu, Gensly M.AP, Kasubdit Peningkatan Kapasitas Daerah Kementrian Dalam Negeri dan Dedy Permadi, Director Of CFDD Universitas Gajah Mada (UGM). Adapun tujuan direkrutnya para pegawai tersebut, kata  Sachrudin agar mereka mampu mengoperasikan pelayanan aplikasi secara baik. Mengingat saat ini Kota Tangerang merupakan salah satu dari 10 daerah lainnya di Indonesia yang dipercaya sebagai pilot projek pengembangan Smart City.

Sementara itu, perwakilan Kementrian Dalam Negeri Gensly, M.Ap yang juga Kasubdit Peningkatan Kapasitas Daerah mengatakan  terpilihnya Kota Tangerang sebagai salah satu pilot project Smart City di Indonesia tidak terlepas dari usaha pembenahan yang telah dilakukan oleh Pemkot Tangerang dalam pelayanan publik.

"Kita memilih 7 kota dan 3 kabupaten dalam rangka pelaksanaan Smart City. Dan  satunya yaitu  Kota Tangerang," ujar Gensly.

Sedangkan Managing Director of CfDS Dedy Permadi, saat memberikan sambutannya  di depan para peserta Smart City Training menjelaskan Universitas Gajah Mada (UGM) bersama dengan Kementrian Dalam Negeri menjadikan Kota Tangerang sebagai Pilot Project Pengembangan Smart City di Indonesia. Hal ini  karena Kota Tangerang salah satu daerah yang memiliki komitmen dalam melakukan pembenahan pelayanan publik di daerahnya.

Itu terbukti, kata dia, dari beberapa tahun terakhir ini bahwa Kota Tangerang selalu berupaya megoptimalkan pelayan terhadap masyarakat  melalui  teknologi informasi. Dan sebagai langkah awal,  UGM melalui Central for Digital Society (CfDS) telah memberikan pelatihan pengembangan Smart City tersebut kepada para aparat di  Pemkot Tangerang

"Kota Tangerang ini adalah Kota yang sangat potensial, sehingga dalam waktu  beberapa tahun sudah begitu luar biasa pengembangan Smart City-nya," tutur Dedy Permadi, saat memberikan sambutan di depan para peserta Smart City Training.

Dan Smart City itu, kata dia, merupakan jawaban terhadap perkembangan populasi penduduk dunia yang demikan pesat. karena, Smart City itu merupakan  solusi untuk menghadapi perkembangan jumlah penduduk yang begitu luar biasa. (Adv)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top