ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Andika Hazrumy: mulai terasa panas.  
(Foto: Istimewa)   
NET - Panasnya  isu Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten sudah mulai terasa. Hal ini mengemuka di berbagai medan kompetisi, mulai di tingkat relawan di lapangan hingga di sosial media. Kampanye negatif juga sudah menjadi jurus yang digunakan guna meraih dukungan di tingkat grass root.

Dinamika ini mengundang respons dari bakal calon Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy. Ia mengatakan, dengan demokrasi harus siap dengan konsekuensi ini. “Semua pihak memiliki kebebasan dalam mengemukakan pendapat. Sudah berani maju berarti sudah harus siap dengan dinamika yang timbul,” ujar Andika kepada wartawan, Jumat (7/10/2016).

Menyikapi soal maraknya kampanye negatif, anggota DPR RI Fraksi Golkar ini menanggapi dengan santai. "Semua dapat dijadikan alat kontrol dan introspeksi diri. Kita bukan manusia yang sempurna. Kita punya tugas mendengarkan apa kata publik tentang kita. Jika itu buruk, kita harus melakukan upaya memperbaiki. Sebaliknya jika kritikan sudah menjurus kepada tindakan ghibah, kita tidak perlu risau. Sebab konsekuensi bagi pelakunya sudah ada," ujarnya.

Saat ini, menurut Andika, yang terpenting adalah berkompetisi. “Kita punya waktu sekitar lima bulan. Harus memanfaatkannya dengan baik, kerja keras dan efektif,” ujanrya.

Andika pun meminta tim untuk bekerja. “Lakukan tugas-tugas pemenangan. Jangan jadikan kompetisi ini ajang melukai. Pilkada selesai, luka orang belum tentu sembuh,” ujarnya.

Menurutnya, pilkada harus dijadikan wahana belajar. “Belajar untuk mendapatkan pengalaman. Kalau tidak belajar mana bisa kita partai koalisi menang pileg nanti. Kita ambil pertempuran sehat ini sebagai pemanasan pemilu 2019,” ujarnya.

Dalam Pilgub Banten, ia pun meminta kepada tim dan relawan Wahidin Halim-Andika Hazrumy (WH-Andika) untuk sama-sama belajar mengelola hati, mengelola emosi, serta memanage tim dengan benar. “Bekerja penuh kesungguhan. Kita semua pernah salah, tapi bukan tidak berarti hilang kesempatan untuk memperbaiki diri. Kita semua punya aib, tapi tidak semua tahan buka aib manusia,” ujarnya.

Andika pun menggelorakan semangat kepada para tim dan relawan WH-Andika. “Ayo semua relawan, fokus pada tugas, fokus di jalan pemenangan. Menang kalah semua harus menciptakan inspirasi, minimal buat kita sendiri. Tapi bagi kita memenangkan kompetisi adalah kesempurnaan perjuangan,” ujarnya. 

Dalam Pemiihan Kepala Daerah (Pilkada) Banten 2017 yang dilaksanakan seluruh Indonesia, Andika berspasangan dengan Wahidin Halim sebagai gubernur dan wakil gubernur.  (*//ril)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top