ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Dari kejauhan jelas tampak gedung miring.
(Foto: Istimewa)  
NET - Sejumlah guru dan siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 15 Kota Tangerang di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten,resah. Pasalnya, gedung sekolah yang mereka tempati untuk belajar mengajar  nyaris rubuh atau miring.

Selain itu, lantai dan dinding gedung berlantai dua itu mengalami retak dan pecah.  "Kondisi ini sudah berjalan dua bulan. Kami terpaksa pindah ke kelas lain yang keadaanya masih lumayan karena khawatir saat kami belajar gedung rubuh," ujar  Andika Dwi, salah seorang  siswa di kelas 11, Rabu (14/9/2016).

Padahal, kata Andika, satu tahun yang lalu, gedung  itu sudah pernah diperbaiki. Namun kenapa dalam waktu yang  tidak begitu lama rusak kembali? "Setiap hari belajar kami merasa tidak tenang karena khawatir gedung rubuh," tutur Andika  lagi.

Hal itu dibenarkan oleh Roni Yunardi, Kepala Sekolah SMAN 15. Lelaki tersebut mengatakan kondisi bangunan sekolah  yang berdiri sejak tahun 2013 sangat mengkhawatirkan untuk dijadikan ruang belajar, karena sudah rusak parah.

Untuk itu, katanya, dari 18 ruang sekolah yang ada, dua di antaranya di lantai dua  tidak digunakan, sehingga siswa - siswi yang seharusnya belajar di ruang kelas tersebut dipindahkan sementara ke ruang praktik laboratorium.

Sedangkan  penyebab dari miringnya bangunan gedung sekolah itu, kata Roni, karena konstruksi bangunan bergerak atau ambles  sekitar 10 Cm dari struktur yang ada. Itu terjadi lantaran sekolah berada diatas tanah yang labil atau di atas rawa yang diurug di sekitar bantaran kali Sabi.

Dikonfirmasi masalah tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang  Abduhrahman mengatakan pihaknya sudah melaporkan hal tersebut kepada Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah. Dari hasil laporan itu, orang nomor satu di Kota Tangerang meminta agar dilakukan koordinasi dengan pihak Provinsi Banten, mengingat kebijakan SMA di wilayah penanganannya akan dilakukan oleh Provinsi.

"Saran Pak Wali seperti itu,"kata Abduhrahman.Namun begitu, apabila pembangunan gedung tersebut tetap dilakukan oleh Pemda Kota Tangerang,  telah mempersiapkan pendanaan pembangunan gedung sekolah itu ke dalam APBD 2017 nanti. (man)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top