ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari saat
pemusnahan. (Foto: Istimewa)
NET - Badan Narkotika Nasional (BNN) musnahkan 6.190,9 gram sabu, barang bukti hasil pengungkapan 3  kasus tindak pidana narkotika yang melibatkan 9  orang tersangka pada Mei 2016 lalu. Pemusnahan barang bukti ketujuh pada 2016 ini dilakukan di Lapangan Parkir BNN, Cawang, Jakarta, Kamis (30/6/2016).

"Dari para tersangka, BNN mengamankan barang bukti berupa 6.234,9 gram sabu yang setelah mendapatkan ketetapan barang bukti dari kejaksaan, disisihkan sebanyak 44 gram untuk pemeriksaan laboratorium, sehingga pada hari ini barang bukti sabu yang  akan dimusnahkan adalah sebanyak 6.190,9 gram," ujar Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso.

Kasus pertama adalah penyelundupan sabu yang diungkap BNN pada Selasa (3/5/2016), dilakukan oleh 4 orang perempuan warga negara Indonesia (WNI), masing-masing  A, 32, Q,  27, LM, 19, dan N, 27. 

Keempatnya merupakan penumpang pesawat dengan rute Medan-Surabaya. Namun, setibanya di Bandara Juanda, Surabaya, keempat perempuan tersebut digeledah oleh petugas dan tertangkap tangan membawa sabu dengan berat total mencapai 2 Kg, dengan cara disembunyikan di dalam sanggul jilbab dan kemaluan.

Buwas mengatakan dari hasil pemeriksaan diketahui  sabu tersebut mereka  dari Aceh dan akan diantarkan kepada pemesannya yang berada di Bangkalan, Madura, Jawa Timur. "Kasus kedua merupakan hasil pengembangan dari kasus pertama. Sebanyak 3  orang pria asal Aceh, masing-masing berinisial SM, 33, S, 38, dan H, 29, diamankan petugas di Jalan  Raya Merak (tol atas), Banten, pada Selasa (17/5/2016)," ujarnya.

Selain mengamankan tiga orang tersangka, petugas juga mengamankan sebuah truk intercooler yang digunakan tersangka untuk mengangkut 3.980,8 gram sabu dengan cara disembunyikan di dalam tas hitam kemudian diletakan di dalam speaker yang berada di ruang kemudi. Pengungkapan kasus ketiga merupakan hasil kerja sama antara BNN dengan Bea dan Cukai pada Sabtu (21/5/2016).

Oleh karena itu, kejadian berawal dari kecurigaan petugas Bea dan Cukai terhadap seorang penumpang pesawat Lion Air, rute Kuala Lumpur - Jakarta, berinisial M (26). "Dari pemeriksaan mendalam yang dilakukan petugas, ditemukan 2  bungkus kapsul berlapis isolasi warna hijau dan hitam berisi 254,1 gram narkotika jenis sabu di dalam dubur tersangka," ungkap Buwas.

Sementara itu, dari ketiga kasus ini, para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup dan hukuman maksimal berupa hukuman mati. (dade)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top