ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Bus TransJakarta yang beroperasi di Tangerang: masih baru.
(Foto: Istimewa) 
NET - Sejak Trans-Jakarta membuka dua rute layanan integrasi Tangerang -Jakarta dari Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang  ke Bundaran Senayan dan Pasar Baru, Jakarta pada (26/5/2016) lalu,  minat masyarakat untuk beralih ke moda transportasi  tersebut hingga Selasa (31/5/2016)  belum tampak.

Itu terlihat dari beberapa hilir mudiknya bus Trans-Jakarta yang berwarna biru hanya mengangkut beberapa gelintir penumpang. Bahkan di sejumlah halte "stop", tempat naik dan turunnya penumpang bus TransJakarta,  sama sekali tidak terlihat ada aktifitas lantaran tak satu pun penumpang  ada di sana.

Seperti di halte Jalan Benteng Betawi dan Jendral Sudirman, Kota Tangerang. Akibatnya, bus TransJakata yang bagian samping badannya terdapat tulisan himbaun "Ayo naik bus  agar tidak macet",  terus melenggang hingga menuju pintu Tol Tangerang- Jakarta, di Kebon Nanas, Kota Tangerang.

"Dari sekian halte yang kami lewati, hanya di halte kebon Nanas  yang ada penumpangnya," kata Chandra, supir Bus TransJakarta.

Itupun, kata dia, tidak banyak dan dibawah 10 orang. "Mungkin karena masih baru, sehingga banyak orang yang belum tahu," kata Chandra.

Kendati demikian, kata bapak dari dua orang anak tersebut, bus Transjakarta yang memiliki  20 armada di  rute baru itu terus beroperasi dan berangkat dari terminal Poris Plawat, 15 menit sekali.
Sementara lintasan yang dilalui sama dengan lintasan angkutan umum atau pribadi lainnya, sehingga untuk sampai di Jakarta memerlukan waktu yang cukup lama lantaran macet.

"Untuk bolak-balik atau PP Tangerang-Pasar Baru, kami memerlukan waktu perjalanan enam jam. Begitupula dengan bus yang menuju ke Bundaran Senayan," tutur Chandra.

Pasalnya, kata dia, rute yang dilalui adalan jalur padat lalu lintas, seperti Jalan Raya Jendral Sudirman, MH Thamrin, Kebon Nanas, Tol karang Tengah-kebun Jeruk, Tomang, Harmoni dan  Pasar Baru. Sedangkan untuk rute Bundaran Senayan, masuk  ke tol dalam kota dan ke luar di pintu tol Cawang. Adapun Tarif yang dibebankan kepada penumpang sebesar Rp 3.500. Dengan jam operasional  mulai pukul 05.00 WIB hingga 22.00  WIB setiap hari. (man)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

2 Komentar:

  1. mestinya yang jurusan pasar baru tidak perlu keporis langsung aja masuk pintu tol lippo karawaci kemudian mutar kearah perum 1.2.keluar lagi kearah lippo dan masuk tol arah jakarta,karena kantong penumpang paling banyak diareal ini, atau cukup masuk terminal lippo karawaci.Semogah menjadi kajian yang memiliki otoritas dan kewenangan Mujakir Dosen Universitas Muhammadiyah Tangerang

    ReplyDelete

Ad Inside Post


Top