ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Jalan Perimeter Utara: sering terjadi kecelakaan.  
(Foto: Istimewa)  
NET - WaliKota Tangerang Arief R. Wismansyah meminta kepada PT Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Soekarno Hatta untuk menunda rencana uji coba lalulintas Jalan Perimeter Selatan dan Utara menjadi satu arah.

“Saya tadi dipanggil Pak Wali (Arief R. Wismansyah) untuk menyampaikan kepada rekan-rekan wartawan agar PT Angkara Pura menunda rencana uji coba lalulinta Jalan Perimeter  Utara dan Selatan,” ujar Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemerintah Kota Tangerang Wahyudi Iskandar kepada wartawan, Senin (29/2/2016).

Juru bicara Pemerintah Kota Tangerang tesebut mengatakan alasan penundaan tersebut karena rencana uji coba tersebut belum ada sosialisasi. “Uji coba lalulintas tersebut langsung menyangkut kepentingan orang banyak dan akan berdampak. Jangan nanti ketika timbul dam
pak negative, Pemda terkena sasaran amarah pengguna jalan,” tutur Wahyudi berdalih.

Menurut Wahyudi, atas permintaan penundaan tersebut, Pemerintah Kota Tangerang sudah melayangkan surat kepada PT Angkasa Pura II. Dalam surat tersebut, Pemda minta untuk diadakan rapat koordinasi yang melibatkan untuk Polres Metro Tangerang, Polres Bandara Soekarno Hatta, Pemda, dan PT AP II.

“Kalau sudah ada rapat koordinasi, tentu dalam pelaksanaan uji coba tersebut akan lebih baik hasilnya,” ungkap Wahyudi.

Sebelumnya, direncanakan Jalan Perimeter Utara dan Selatan sebagi jalan alternative menju Bandara akan diberlakukan satu arah mulai 1 Maret 2016, yang selama ini dua arah. Alasan uji coba tersebut, karena tingkat kecelakaan tinggi.

Kanit Laka Lantas Polres Bandara Soekarno Hatta AKP Kasiono mengatakan dalam sebulan bisa terjadi kecelakaan lalulintas mencapai 10 kali. Kecelakaan lalulintas tersebut banyak menimbulkan korban bagi pengguna sepeda motor dan tabrakan terjadi karena beralawanan arah. (ril)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top