ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Nyamuk penyebar virus dngue.
(Foto: Istimewa)  
NET - Meskipun wabah penyakit Demam Berdarah Degue (DBD) di Kabupaten Tangerang terus merebak dan menyebabkan 15 orang penderitanya meninggal dunia, namun Pemda Kabupaten Tangerang belum melakuan penindakan atau pengasapan ( foging)  secara merata seluruh kabupaten.

Akibatnya, masyarakat setempat merasa resah lantaran di daerahnya tidak mendapat tindakan penanganan dasar dalam mewabahnya penyakit mematikan tersebut.

Seperti yang terjadi di Kampung Suka Bhakti, Kelurahan Sukabhakti, Kecamatan Curug, Kabupaten  Tangerang. Walaupun di salah satu RT, tepatnya RT 02/RW12 Kampung tersebut sudah empat orang yang diduga menderita DBD, hingga saat ini belum ada tindakan dari Pemerintah setempat.

"Warga kami sudah empat orang yang diduga menderita DBD, namun sampai saat ini, belum ada tindakan apa-apa dari Pemerintah Kabupaten Tangerang," ucap Hassan, Ketua RT 02/12, Kampung Sukabhakti, Kelurahan Sukabhakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Selasa (9/2/2016).

Sementara itu, Bupati Tangerang Achmad Zaki Iskandar  beserta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Naniek Isnaeni dalam keterangan persnya yang dikirim oleh Humas Pemda Kota Tangerang, mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan beberapa tindakan pencegahan untuk meminimalisir merebaknya wabah DBD  di wilayah tersebut.

Seperti, katanya  pembentukan kader juru pantau jentik (jumantik), foging, dan lainnya.
Sebab, kata dia, dari 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang, 16 diantaranya  terdapat kasus DBDM Dan dari  16,  lima  kecamatan yang terparah, seperti Cikupa panongan Pasar Kemis Sindang Jaya dan Balaraja,.

Oleh karenanya, kata Bupati Tangerang, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat agar menjaga  kebersihan di lingkungan  masing-masing mengingat foging itu  bukan solusi terbaik untuk mengatasi DBD.

"Banyak juga masyarakat yang pengen difoging. Tapi itu  bukan solusi utama dalam pembasmi DBD," tutur Zaki seraya menambahkan  foging tersebut, hanyalah untuk membunuh nyamuk dewasa, bukan jentiknya,

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Naniek Isnaeni menjelaskan ke-15 korban meninggal dunia itu karena  mengalani keterlambatan  penanganan medis. Sedangkan total jumlah masyarakat yang terserang DBD hingga Januari  tercatat sebanyak  359 kasus. Dan Februari 76 kasus.

"Tahun ini jumlah penderita DBD mengalami kenaikan dari tahun-tahun sebelumnya,  karena tahun 2016 memasuki siklus 3 tahunan," kata Kadinkes. (man)


Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top