ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Yayan Sofyan semasa hidup.
(Foto: Istimewa) 
NET – Yayan Sofyan, staf ahli Walikota Tangerang, meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Mayapada, Modernland, Kecamatan Tangerang, Senin (14/12/2015) sekitar pukul 20:10 WIB. Almarhum meninggal dunia karena darah tinggi.

"Saya mendengar almarhum sakit karena hipertensi (darah tinggi-red). Namun, saya tidak begitu tahu soal riwayat penyakit almarhum," ujar Asisten II Kota Tangerang Tabrani, kepada TangerangNET.Com, Senin (14/12/2015) malam.

Kabar duka tersebar di media social baik di facebook maupun di WhatsApp tadi malam. Almarhum Yayan sebelum menjadi staf ahli Walikota bidang Pemerintahan  adalah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangereang. Sejak 30 Juni 2014 almarhum Yayan dilantik menjadi staf ahli Walikota.

Ketika dikonfirmasi kepada Kabag Humas Pemerintah Kota Tangerang Wahudi Iskandar, mengaku sedang melayat ke rumah duka. "Saya sekarang sudah meninggalkan rumah duka," ujar Wahyudi.

Menurut Wahyudi, almarhum selain penyakit darah tinggi juga terkena serangan jantung. "Tadi saya mendapat informasi, alhamrhum selain hipertensi juga kena penyakit jantung. Mohon doa kan ya, Bang," tutur Wahyudi.

Almarhum dari RS Mayapada dibawa ke rumah di Perumahan Korpri, belakang Pergudangan Mas, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari. Di rumah duka, almarhum disemayamkan lalu dimandikan. Seusai dimandikan langsung disolatkan di mesjid.

“Malam ini juga almarhum dibawa ke kampung halamanya di Garut, Jawa Barat, untuk dimakamkan. Rombongan yang membawa almarhum sudah jalan,” ujar Ketua Pokja Wartawan Harian Tangerang Raya Yan Dwi Hermansyah.

Wahyudi mengatakan Walikota Tangerang Arief R. Wismansya memerintahkan tiga pejabat eselon dua untuk mengurus dan menghantar mayat almarhum ke Garut, Jabar. Ketiga pejabat tersebut, Tabrani, Herman, Kepala Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Sayuti.

Selain menjadi pejabat di Pemerintah Kota Tangerang, almarhum juga akif mengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Yupentek, Cikokol, Kota Tangerang. "Almarhum sejak 2008 menjadi Ketua STISIP (Sekolah Tinggi Ilmu dan Ilmu Politik-red) Yupentek," ungkap Tabrani.

Pada malam ini, menurut Tabrani, datang melayat ke rumah duka Walikota Tangerang Arief R. Wismansya, Wakil Walikota Tangerang Sachrudin, Wakil Ketua Komisi II DPR RI H. Wahidin Halim juga mantan Walikota Kota Tangerang. 

Almarhum Yayan meninggalkan seorang istri dan tiga putra putri. "Anak yang sulung kuliah di Universitas Pajajaran, Bandung, Jawa Barat, Sedangkan anak kedua di pesantren dan bungsu masih SD," ucap Tabrani kepada TangerangNET.Com. (ril)






Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top