ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Kepadatan kendaraan yang naik ferry mulai meningkat di Merak.
(Foto: Istimewa)  
NET – "Akhir pekan ini akan menjadi puncak arus penyeberangan, karena diperkirakan kepadatan semakin tinggi setelah hari Natal. Pengguna jasa juga banyak yang mengejar momen akhir tahun untuk menyongsong Tahun Baru 2016," ujar Manager Usaha Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Nana Sutisna kepada wartawan, Rabu (23/12/2015).

Tanda-tanda arus penyeberangan dari pelabuhan Merak, Banten, menuju Bakauheni, Lampung,  mulai meningkat  sejak siang hingga sore hari dari pantauan, Selasa (22/12/2015).  PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) memastikan seluruh infrastruktur sarana dan prasarana pendukung telah siap untuk melayani operasional selama angkutan Natal dan Tahun Baru berlangsung.

"Lima dermaga, kami maksimalkan dan kondisi gangway, fender, dan moveable bridge juga baik. Dari  49 unit kapal feri yang siap beroperasi di lintasan Merak-Bakauheni, kapal ASDP ada 7 unit yang siap melayani pengguna jasa. Kami pastikan kapal juga laik laut karena telah melalui uji petik," ujar General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Yanus Lentanga.

Yanus mengatakan kondisi cuaca yang diperkirakan cukup ekstrim sepanjang bulan Desember ini menjadi kendala utama penyeberangan.  "Yang penting, kami terus melakukan koordinasi. Kami menyediakan posko gabungan yang terdiri atas Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (OPP), PT ASDP, Kesehatan Pelabuhan, Jasa Raharja, dan juga pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)," ungkap Yanus.

Terkait keamanan di pelabuhan, kata Yanus, PT ASDP menekankan sangat peduli dengan instruksi Pemerintah pusat agar terus mewaspadai ancaman teroris di setiap obyek vital infrastruktur. "Karenanya, kami bekerjasama dengan stakeholder keamanan yakni Polda Banten, Polres Cilegon, dan TNI AL dengan menerjunkan 425 personil yang terdiri atas 300 orang dari kepolisian, dan selebihnya gabungan dari lainnya," tutur Yanus.

Berdasarkan rekapitulasi data ASDP Merak 18-21 Desember 2015, jumlah  penumpang mencapai 132.389 orang, atau naik 9,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 120.606 orang. Sedangkan jumlah kendaraan yang menyeberang mencapai 26.795 orang atau naik 6,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni 25.152 orang.

Sementara itu, Manager Usaha Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Nana Sutisna mengungkapkan jika melihat tren penumpang dan kendaraan yang terus meningkat sejak akhir pekan lalu, ASDP Merak memperkirakan dapat mencapai target kenaikan penumpang sekitar 8-9 persen selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru 2016.

"Ini memang masih jauh bila dibandingkan musim angkutan Lebaran, namun musim liburan panjang hingga Tahun Baru cukup mendongkrak jumlah pergerakan penumpang dan kendaraan. Kondisi ekonomi yang membaik juga menggeser tren dari penumpang pejalan kaki, kini semakin banyak yang menyeberang dengan membawa kendaraan," jelas Nana.

Adapun kenaikan kendaraan roda empat campuran, mobil pribadi dan sepeda motor cukup signifikan. Jumlah kendaraan roda empat campuran mencapai 23.897 unit atau naik 6 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 22.545 unit. Lalu, jumlah mobil pribadi mencapai 13.592 unit atau naik 12,4 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 12.093. Sedangkan sepeda motor tercatat mencapai 2.898 atau naik 11,2 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 2.600.

 Selain Merak, kepadatan arus penyeberangan juga mulai terjadi di Kupang, dan Sibolga. Sejak akhir pekan lalu, jumlah pergerakan penumpang di Kupang sudah mencapai 5.946 orang dan 1.478 unit kendaraan dari berbagai jenis.  Namun, dikarenakan cuaca buruk, sejak Senin (21/12) hingga Selasa (22/12), cuaca buruk melingkupi jalur penyeberangan di wilayah Kupang. Kapal yang sempat berlayar, memutuskan kembali ke pelabuhan karenan jarak pandang sangat pendek hanya sekitar 5-10 meter.

Menurut General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang Arnoldus Yansen menjelaskan dua rute Kupang-Larantuka dan Kupang-Kalabahi hingga siang ini ditutup. “Sore ini, kami  lihat cuaca mulai membaik. Kami harapkan, besok pagi kembali dilayani,”ujar Yansen.

Sebaliknya, dari Sibolga dilaporkan kondisi cuaca relatif baik dengan kecepatan angin sekitar 5 knot. Tren pergerakan penumpang dan kendaraan mulai terlihat, sehingga ASDP menambah 2 unit armada, KMP Manumbing Raya dan KMP Belanak. "Arus puncak di Sibolga diperkirakan akan terjadi pada Rabu dan Kamis (23-24/12) besok," kata Arnoldus.

Jumlah penumpang mencapai 443 orang, dan kendaraan yang menyeberang naik 15 persen, dari 13 unit di tahun lalu menjadi 28 unit kendaraan. Namun demikian, tren penurunan arus penumpang dan kendaraan terjadi di Bakauheni.

Hingga hari ini, jumlah penumpang yang menyeberang dari Bakauheni ke Merak mencapai 31.275 orang atau turun 16 persen dari periode sama tahun lalu sebanyak 37.373 orang, jumlah sepeda motor 498 unit atau turun 46 persen dari tahun lalu sebanyak 923 unit, dan kendaraan roda empat campuran sebanyak 5.580 unit atau turun 15 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 6.078 unit. (dade)


Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top