ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Hendri Zein: Walikota bertanggung jawab moral.
(Foto: Syafril Elain,TangerangNET.Com)  
NET - Setelah menerima surat tembusan dari kadernya yang terjebak dalam kasus narkoba, pengurus PDI Perjuangan Kota Tangerang, berjanji akan mencari dalang dibalik kasus penyalahgunaan barang terlarang itu.

"Kami sudah menerima tembusan surat itu. Kami  langsung menggelar rapat pengurus untuk meminta pihak kepolisian agar  mengusut kasus tersebut," ujar  Ketua DPC PDIP Kota Tangerang Hendry Zein kepada wartawan, Rabu (5/8/2015).

Karenanya, kata Hendri, pihaknya juga meminta kepada Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah agar  bertanggungjawab moral, dengan cara  melakukan upaya pengusutan secara internal.

"Ya kalau dalam pengusutan itu benar adanya, Walikota harus tegas. Berikan  sanksi kongkret kepada yang bersangkutan,” tutur Hendri menegaskan.

Senada dengan Hendri Zein, Ketua Gerakan Rakyat Anti Madat (Geram) Kota Tangerang Agus Muslim meminta  Walikota untuk segera memecat/menonaktifkan saudara DSP dari jabatannya sebagai Ketua KONI Kota Tangerang karena sudah tidak patut  dan tidak layak.

“Kasus tertangkapnya saudara Pabuadi,  anggota Dewan Kota Tangerang atas dugaan penggunaan barang haram narkoba ternyata membawa gerbong yang menarik untuk disikapi,” tukas Agus yang juga mantan anggota Panwaslu Kota Tangerang itu.

Oleh karena itu, kata Agus,  penggiat anti-narkoba Kota Tangerang mengutuk keras atas musibah ini.  Sekaligus  mendesak Kepolisian Republik Indonesia untuk benar-benar serius dalam menangani dan segera menangkap para pihak yg terlibat dalam kasus tersebut.

Menurut Hendri Zein,  pihaknya juga akan melakukan  testimoni soal kronologis yang dijabarkan oleh Pabuadi. Apabila memang di dalam surat itu benar, pihaknya  akan segera melakukan upaya perlawanan dan segera mencari dalang dibalik itu semua.

"Sikap kami dari awal jelas, tidak ada toleransi bagi kader yang terlibat narkoba. Dan hingga kini proses sanksi tersebut masih berjalan," ucap Hendri  sembari menambahkan apabila  hasil testimoni itu benar berarti ada upaya  penjebakan. Dan itu adalah upaya politik yang tidak santun dan tidak benar, sehingga pihaknya tidak akan tinggal diam.

Sementara itu, hingga kini Walikota Tangerang belum mengeluarkan sepatah kata pun soal kasus narkoba  yang diduga melibatkan Ketua KONI Kota Tangerang itu yang juga sebagai salah satu Tim Kampanye pada  Pilkada Kota Tangerang, beberpa waktu lalu.

"Pak Wali masih ke kementrian. Dan masalah surat tembusan yang dikirimkan oleh Pambudi ke Walikota sudah sampai atau belum saya belum tahu," ucap Kabag Humas Pemkot Tangerang Wahyudi Iskandar.

Seperti diketahui, sekitar awal Juli 2015 lalu, anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PDIP, diciduk oleh petugas Polres Metro Jakarta Barat dalam kasus narkoba. Dan  dalam kasus tersebut, akhirnya anggota dewan itu menyebut beberpa nama yang turut pesta barang harus  diusut.  Salah satunya adalah DSP, Ketua KONI Kota Tangerang. (man/ril)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top