ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Dasep Sediana: belum fokus.
(Foto: Istimewa) 
NET - Dasep Sediana, Ketua KONI Kota Tangerang, yang juga bekas ketua tim kampanye Walikota Tangerang Arief R Wismanyah, merasa dizolimi atas pemberitaan yang dimuat di  berbagai  mass media  atas dugaan keterlibatannya dalam kasus narkoba.

Karenanya, Dasep Sediana terus melakukan koordinasi dengan salah satu kuasa hukumnya, apakah kasus tersebut perlu ditindak lanjuti ke meja hijau atau tidak.

"Saat ini, saya belum konsen atas kasus penzoliman itu. Mengingat saat ini, saya dalam kondisi berduka," ujar Dasep Sediana di pelataran Pusat Pemda Kota Tangerang, Banten, Selasa (18/8/2015).

Sebab, lanjut dia, beberapa waktu lalu, bapak mertua meninggal dunia. Dan  orang tua (bapak) dalam kondisi sakit.  "Sampai sekarang, saya masih bolak-balik untuk mengurus dan menjenguk bapak di Jawa," ungka Dasep.

Entah setelah persoalan ini selesai, kata Dasep,  dirinya bisa lebih fokus apakah kasus penzoliman itu perlu ditindak lanjuti secara hukum atau tidak. Yang jelas, kata dia,  penzoliman itu terjadi hanya untuk menjatuhkan dirinya yang sedang mencalonkan sebagai Direktur Utama PD Pasar.

"Kasus seperti ini sudah terjadi dua kali kepada saya. Pertama ketika saya mencalonkan diri sebagai Dirut PDAM Tirta Benteng. Dan kedua, ketika saya menjadi salah satu calon Dirut di PD Pasar," kata dia.

Seperti diketahui, setelah anggota DPRD dari Fraksi PDIP Kota Tangerang, Pabuadi  ditangkap oleh petugas Polres Metro Jakarta Barat dalam kasus narkoba jenis sabu, yang  bersangkutan mengatakan bahwa dalam  pesta sabu tersebut  juga melibatkan beberapa orang, di antaranya Dasep Sediana, Ketua KONI Kota Tangerang, yang juga mantan tim kampanye Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah. (man)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top