ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Dasep Sediana: menjenguk orangtua sakit.  
(Foto: Istimewa)  
NET – Dasep Sediana, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang yang namanya disebut sebagai DSP, akan memberikan jawaban tentang tuduhan keterlibatannya dalam penggunaan narkotika jenis sabu.

“Tuduhan itu tidak benar. Hanya, ketika tuduhan itu disampaikan kepada wartawan, saya belum bisa memberi jawaban karena harus pulang kampung menjenguk orangtua sakit. Saya lebih mementingkan orangtua dulu,” ujar Dasep kepada TangerangNET.Com, Minggu (9/8/2015) malam.

Selain orangtua sakit, kata Dasep, ada juga masukan dari sejumlah rekan untuk mengabaikan berita yang muncul di mass media dan nanti dengan sendirinya akan hilang. “Namun, pendapat tersebut saya kurang setuju. Kalau dibiarkan muncul berita seperti itu,orang bisa beranggapan benar adanya,” ungkap Dasep yang mengaku masih dalam perjalanan menuju Kota Tangerang.

Setelah menyelesaikan masalah orangtuanya sakit, Dasep akan memberikan jawaban kepada wartawan di kantor KONI Kota Tangerang.  Sebelum memberikan jawaban, Dasep akan berkonsultasi dengan pengacara untuk menentukan langkah apa yang akan diambil.

“Saya terus terang bukan ahli hukum. Oleh karena itu, perlu pengacara. Repotnya, sekarang ini banyak sekali yang menawarkan diri untuk membantu saya sebagai penasihat hukum,” ucap Dasep yang sudah diberhentikan sementara oleh Rektor Universitas Islam (Unis) Syekh Yusuf, tempatnya mengajar di Fakultas Teknik.

Ketika ditanya apakah sudah menunjuk pengacara yang akan mendampingi? “Saya belum menunjuk pengacara untuk menghadapi masalah ini. Saya masih perlu bicarakan dengan pengurus KONI,” imbuh Dasep.

Menurut Dasep, setelah rapat dengan pengurus KONI Kota Tangerang barulah langkah apa yang akan ditempuh bisa disampaikan. “Senin besok, saya akan mengadakan rapat di kantor KONI,” tutur Dasep Sediana.

Seperti diketahui, setelah anggota DPRD dari Fraksi PDIP Kota Tangerang Pabuadi  ditangkap oleh petugas Polres Metro Jakarta Barat dalam kasus narkotika jenis sabu, melalui pengacaranya, Rahmat menuduh DSP terlibat. Yang bersangkutan mengatakan bahwa pesta sabu yang dilakukan itu melibatkan beberapa orang, di antaranya DSP, Ketua KONI Kota Tangerang, yang juga mantan tim kampanye Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah. (ril)


Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top