ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Hj. Kartini: saya benci dengan narkoba.
(Foto: Syafril Elain, TangerangNET.Com)  
NET – DPRD Kota Tangerang dalam waktu dekat ini akan memanggil pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat  terkait dugaan  DSP sebagai ketua menjadi pengguna narkotika jenis sabu.  

“Pemanggilan ini untuk mencari tau tentang kebeneran informasi yang ada di mass media yang menyebutkan Ketua KONI diduga menggunakan narkoba,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Hj. Hartini kepada TangerangNET.Com, Jumat (7/8/2015).

Kartini yang juga anggota Fraksi Golkar itu menyebutkan pengurus adalah ketua, sekretaris, dan bendahara, serta yang lainnya. “Sebelum melayangkan undang ke KONI, Komisi II terlebih dahulu mengadakan rapat karena di antara  anggota ada yang  banyak tau tentang KONI,” ungkap Kartini.

Menurut Kartini, KONI adalah mitra kerja DPRD sehingga pemanggilan tersebut bukan mencari benar atau salah. Hanya, kalau memang ada pengurus KONI apalagi ketua, yang menggunakan narkoba tentu sangat disayangkan sekali.

“KONI itu kan sebagai pembina olahraga yang seharusnya jauh dari penyalahgunaan narkoba. Saya sangat benci sekali kalau ada ketua organisasi terlibat penyalahgunaan narkoba,” tutur Kartini yang almarhum suaminya polisi.

Di tempat yang sama, anggota Komisi II Sumarti mengatakan pemanggilan tersebut untuk mengetahaui sejauh mana program yang sudah dijalankan oleh mereka. “Kalau program pembinaan olahrga sudah jalan lantas kenapa ada yang diduga menggunakan narkoba. Masalah penyalahgunaan narkoba kita sangat keras,” tandas Sumarti.

Sumarti yang juga Ketua Fraksi PDIP tersebut mengatakan KONI seharusnya meningkatkan prestasi atlet olahraga di Kota Tangerang. Apalagi kemarin sudah ada sejumlah pemuda dan mahasiswa demo menuntut agar Kota Tangerang bebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Kita respon dengan baik demo tersebut dan tuntutan agar dibentuk BNK (Badan Narkotika Kota-red) adalah cukup bagus. Terus terang, kita sebagai wakil rakyat malu kalau benar Ketua KONI menggunakan narkoba,” ucap Sumarti.

Sumarti mengingatkan pemanggil pengurus KONI tersebut, bukan untuk mencampuri soal penyelidikan yang dilakukan oleh polisi. “Kita ingin  mengklarifikasi apakah benar  dugaan DSP menggunakan narkoba. Kalau tidak benar ya, buktikan dan kalau benar menjadi kewenangan polisi yang menanganinya,” imbuh Sumarti.

Seperti diketahui, setelah anggota DPRD dari Fraksi PDIP Kota Tangerang Pabuadi  ditangkap oleh petugas Polres Metro Jakarta Barat dalam kasus narkotika jenis sabu. Yang bersangkutan mengatakan bahwa pesta sabu yang dilakukan itu melibatkan beberapa orang, di antaranya DSP, Ketua KONI Kota Tangerang, yang juga mantan tim kampanye Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah. (ril)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top