ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Kanit Reskrim Polsek Cisauk: pengembang BSD perlu
  pasang CCTV di jalan yang sepi.
  (Foto: Angga, TangerangNET.Com)  
NET – Begal terhadap pengendara sepeda motor menjelang Lebaran mulai marak kembali.  Peristiwa pembegalan terjadi di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) persis di depan gedung pemasaran Sinarmas Land, Jumat (10/7/2015) dini hari.

Ketika itu Nurul Fajar , 25, sedang melintas di jalan yang  sepi tersebut. Namun, tiba-tiba sepeda motornya dipepet oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor juga. Salah seorang dari mereka, lantas memerintahkan agar Nurul berhenti.

Tentu saja Nurul tidak mau namun kedua pelaku terus memepet sepeda motornya dan akhirnya Nurul berhenti. Dalam kondisi begitu salah seorang pelaku menodongkan senjata tajam ke arah leher Nurul, sambil menusukkan. Mendapat todongan senjata tajam (Sajam) akhirnya Nurul menyerahkan sepeda motor kepada pelaku.  Setelah itu, kedua pelaku langsung melarikan diri dan menghilang dalam kegelapan.

Atas kejadian tersebut, Nurul meninggal dunia dan  kekasihnya, Mala Juwita melaporkan kepada petugas Polsek Cisauk. Kanit Reskrim Polsek Cisauk  Aipda AA Harahap mengakui adanya peristiwa tersebut.

"Betul telah terjadi  perampasan barang secara paksa atau biasa masyarakat sebut dengan begal.  Pelakunya berjumlah dua orang, satu orang yang mengendarai motor dan satu orang lagi mengeksekusi korban," ujar Harahap saat ditemui di Polsek Cisauk.

Harahap menjelaskan  pihaknya akan terus melakukan pencarian terhadap pelaku. Sesuai dengan keterangan saksi mata Mala Juwita yang juga sebagai kekasih korban, pelaku memiliki tekstur tubuh lebih kecil dari korban.

Para  pelaku diperkirakan lebih muda dari korban, kata Harahap.  Saksi yang melihat dengan jelas wajah pelaku yang menusuk leher kekasihnya itu.  Pelaku hanya menggunakan sweater dan tidak menutup kepalanya dengan kupluk sweater, sementara pelaku yang satu memakai helm.

Harahap juga menghimbau kepada masyarakat agar setelah sahur tidak berpergian dahulu, terutama di jalan-jalan yang sepi. "Ya, bisa dibilang ini (kejahatan-red) musiman, karena menjelang Lebaran," imbuhnya.

Mengenai terhadap pelaku, kata Harahap, terus dilakukan pengejaran. "Saat ini, pelaku masih terus dalam tahap pencarian. Kita juga sudah mendapat back up dari Polres dan Polda setempat," tuturnya.

Harahap juga menyarankan kepada para pengembang yang ada di sekitar Tangsel dan Kabupaten Tangerang agar memasang   Closed Circuit Television  (CCTV) di jalan sepi milik pengembang, karena hal itu dapat menimbulkan tindak kriminal.

"Pihak kami sudah menyampaikan kepada para pengembang (Sinarmas Land- red) setiap ada pertemuan terkait pemasangan CCTV itu. Namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut," jelas Harahap.

Harahap mengatakan keberadaan CCTV itu dapat bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk kejadian ini. "Ya minimal CCTV di beberapa titik rawan kejahatanlah bisa di pasang di seputas BSD. Apalagi kejadian tadi pagi tepat di depan kantor pemasarannya," tukas Harahap. (re/ril)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top