ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Jaya dibantu anak dan istri membuat celengan.
(Foto: Man, TangerangNET.Com)  
NET - Menjelang bulan Rhamadan 1436 H, yang diperkirakan jatuh pada  Kamis,  18 Juni 2015 nanti, menginspirakan masyarakat untuk mencari tambahan rezeki. Pasalnya, pada saat menjalankan ibadah puasa, tradisi masyarakat Idonesia, biasanya menyisihkan rezeki untuk membeli seperangkat pakaian guna menyongsong  kemenangan pada hari Idul Fitri. 

Kondisi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Jaya, 49 . Bersama istri dan anak-anaknya, pria kulit hitam dan berkumis tebal itu, mengumpulkan limbah gulungan kain untuk dibuat celengan. 

"Awalnya, saya melihat di salah satu mal di Tangerang ada orang jualan celengan. Setelah saya perhatikan ternyata celengan itu terbuat dari bekas gulungan kain," ujar  Jaya yang juga bekerja menjaga gedung di kantor Sekretariat Pokja Wartawan Harian Tangerang, Kamis (4/6/2015).

Dengan begitu, Jaya datang ke lokasi penjualan kain di Seberang Sekretarian Pokja Wartawan Harian Tangerang di Jalan Perintis Kemerdekaan, untuk mengumpulkan gelondongan kain yang sudah tidak dipakai dan menjadi limbah.

Kemudian bekas gelondongan kain itu dipotong-potong  berbagai ukuran. Sisi bawah  dan atasnya ditutup kardus dan dilobangi seukuran uang logam. Setelah itu dibungkus kertas kado, sehingga  terlihat rapi dan menghilangkan kesan limbah gelondongan kain.

Begitu siap, gelondongan kain yang sudah berbentuk celengan itu dibawa oleh anak sulungnya, Bi'I untuk di jual di sekolah-sekolah  di Kota Tangerang seharga Rp 2000-5000. "Ya lumayanlah. Hampir tiap hari sekitar 50 celengan habis terjual," tutur  Jaya sambil tersenyum.

Hal itu terjadi, kata dia, karena menjelang bulang Rhamdhan hingga Lebaran Idul Fitri, anak-anak sekolah juga tidak sedikit yang menabung untuk membeli seperangkat baju baru dan peralatan lainnya  pada hari kemenagnan Idul Fitri itu. (man)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top