ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Samsul Hariyanto: layak diperhatikan.
  (Foto: Erwin Silitonga, TangerangNET.Com)  
NET -  Kurangnya perhatian Pemerintah daerah saat ini terhadap pendiri Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membuat prihatin para tokoh pemuda Tangsel. Mereka berharap ke depan untuk pemimpin Tangsel harus lebih memperhatikan para pendiri Tangsel.

Hal ini diungkapkan l oleh tokoh pemuda Samsul Hariyanto (Bang Atul) kepada wartawan usai menghadiri acara diskusi publik menatap masa depan Kota Tangsel, di salah satu hotel  di BSD.

Bang Atul berharap  kepada Walikota Tangsel terpilih nanti  harus sudah memperhatikan sejumlah pendiri Tangsel, dan lebih memproritaskan budaya yang ada di Tangsel.  Oleh karena  pendiri Tangsel tersebut yang mengetahui permasalahan yang ada di wilayah Tangsel.

Pendiri Tangsel yang dimaksud oleh Bang Atul tersebut adalah ormas Format, Civasera, H. Jambe, Basuki,  Raharjo, Hidayat, Herry Sumardi, Zarkasih Noer, Basuki Raharjo, dan pendiri lainnya yanng tidak bisa disebutkan namanya satu persatu.

"Mereka ini adalah pejuang Tangsel, tanpa mereka Tangsel tidak bisa berdiri seperti saat ini. Kita masih butuh nasihat dan masukan dari mereka. Untuk itu,  Walikota Tangsel sudah layak memberikan perhatian khusus kepada mereka," pungkasnya.

Kemajuan Tangsel saat ini masih belum dinikmati orang terutama pendiri Tangsel sendiri dalam segi ekonomi dan  kesehatan. Selain itu, para tokoh Tangsel untuk memberikan referensi  calon PNS, anaknya sendiri tidak ada yang diterima. "Ini miris bagi saya sebagai tokoh anak muda. Untuk itu, saya meminta kepada pemimpin ke depan untuk memperhatikan pendiri Tangsel tersebut," tegasnya.

Saat ini  Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany terhadap pendiri Tangsel tidak pernah ada perhatian sedikit pun.  Jangankan perhatian untuk mengajak bicara saja tidak pernah dilakukan. Ayo dong ajak duduk bareng dengan pendiri Tangsel, jangan hanya memilah. Kita sebagai pemuda pesimis, karena pendiri Tangsel saja diabaikan," tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tangsel Tomy Irawan menyebutkan dalam mecari Sekretaris Daerah (Sekda) baru Airin mengecewakan karena tidak mengakomodir para pendiri Tangsel.

"Airin tidak melihat sama sekali para pendiri Tangsel  dalam melaksanakan pemilihan Sekda. Tim seleksi yang dibentuk tidak seorang pun  dari pendiri Tangsel.  Seolah-olah Airin sedang asyik mengolah dinamika pemilihan Sekda," ucap Tomy  kepada TangerangNET. Com,Selasa (19/5/2015). (win)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top