ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Airin Rachmi Diany menghindar bicara korupsi.  
  (Foto: Erwin Silitonga, TangerangNET.com)  
NET – Dua bakal calon Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) bertolak belakang dalam memaparkan visi misi saat uji kepatutan dan kelayakan oleh tim penjaringan PKS, Minggu (10/5/2015).  

Airin Rachmi Diany yang kini Walikota Tangsel tidak mau bicara banyak tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sedangkan Budi Proygo  berbicara perbaikan jalan yang rusak.

Maraknya kasus tindak pidana korupsi terjadi di Pemerintahan Kota Tangsel  ternyata kesalahan Walikota Tangsel Airin Rachmy Diany. Pasalnya, Airin menyampaikan visi misi tidak menyinggung untuk membrantas korupsi.

Ketika wartawan mempertanyakan visi misi terkait pembrantasan korupsi di Tangsel, Airin terkesan menghindar seakan-akan Airin tidak memiliki visi misi. Airin hanya menuturkan, "Tanya saja ke dia (Sekretaris Umum Golkar Rahmat-red)," sambil bergegas ke luar hotel dengan buru-buru meninggalkan wartawan.

Saat wartawan menanyakan kepada Sekum Golkar, juga tidak mau mengomentari dirinya mengikuti langkah Airin ke luar hotel. Bang minta tanggapan masalah pertanyaan tadi, ”Maaf Mas, saya gak tahu," pungkasnya

Begitu juga ketika Airin ditanya soal rencana pembukaan penjaringan Balon Walikota Tangsel , Airin tidak menjawab dan melemparkan pertanyaan tersebut kepada Sekum Golkar, Rachmat.

"Di sini ada Sekum Golkar, tanyakan langsung kepada dia," ucap Airin dengan melangkah meninggalkan wartawan.

Sementara itu, Bendahara Umum DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Budi Prayogo mengikuti pemaparan visi misi yang dilakukan partai PKS Tangsel, lebih menekankan akan menjadikan Kota Tangsel yang menyenangkan dan lebih melayani masyarakat. Banyak tempat  berkumpul seperti taman dan paru-paru kota, juga memanfaatkan  situ sebagai tempat yang nyaman buat masyarakat.

Menanggapi  rusaknya jalan, Budi Prayogo menjelaskan untuk jalan provinsi  akan menjadi sasaran utama yang harus diperhatikan. Selain itu, dalam masalah sampah selama ini keluhan buruk dari warga Tangsel. "Banyak faktor lain yang harus diperhatikan terutama bidang pendidikan,"ungkapnya.

Budi Prayogo berbaju kuning dan tim penjaringan.
  (Foto: Erwin Silitonga, TangerangNET.com)  
Guna  mengatasi persoalan tersebut, Budi mengakui sudah berbicara ke PAN dan PKS untuk menjadi jembatan maju Pemilukada Tangsel. Alhamdulillah sepertinya sudah ada tanggapan baik terutama di DPW Provinsi Banten , karena perahu adalah hal yang sangat penting dalam pencalonan diri sebagai Walikota Tangsel.

"Solusi dalam kepemimpinan Tangsel, butuh seorang pemimpin yang baik dan bisa berlari cepat dalam bekerja," tandasnya. (win)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top