ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Walikota Tangerang Arief  R. Wismansyah menyaksikan
pedagang berjualan bukan pada tempatnya beberapa hari lalu.
(Foto: Istimewa)  
NET - Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Tangerang, belakangan ini semakin membludak. Akibatnya kondisi kota  yang bermotto Ahlaqul Kharimah tersebut, semakin semrawut.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, Rabu (29/4/2015), keberadaan PKL di Kota Tangerang semakin tumbuh dan berkembang di beberapa ruas jalan. Di antaranya Jalan Perintis Kemerdekaan, dari gerbang area perkantoran dan pendidikan hingga Traffic light atau perempatan Universitas  Syech Yusuf (Unis), sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Jalan  Dimyati, Kota Tangerang.

Para PKL yang mayoritas berjualan makanan menggelar dagangannya hingga di bahu jalan. Akibatnya, kondisi jalan tampak semrawut. Arus lalu lintas pun selalu macet. "Gimana gak mau macet, kalau sebagian  jalannya dibuat untuk jualan," ujar  Ali, warga Poris Plawat, Cipondoh, Kota Tangerang, yang kerap melintas di jalan tersebut untuk beraktifitas.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Tangerang Mumung Nurwana hingga berita ini disusun tidak bisa dihubungi. Bahkan telepone genggamnya tidak diaktifkan.

"Nanti semua ini, saya koordinasikan langsung kepada Walikota Tangerang Arief R Wismanyah dan dinas terkait," ujar Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Pemerintah Kota Tangerang Wahyudi Iskandar ketika diminta tanggapannya.

Ditanya apakah selama ini  Pemda lalai, sehingga hanya peredaran miras dan rumah-rumah kontrakan saja yang di razia, Wahyudi mengatakan tidak. "Sebenarnya tidak begitu. Sekarang ini, kita hanya lebih fokus terhadap persoalan miras dan rumah kontrakan,"
tutur Wahyudi seraya menambahkan  persoalan PKL-pun harus ditertibkan.


Seperti diketahui, baru-baru ini Walikota Tangerang mencanangkan tahun 2015 sebagai tahun ketertiban. Namun demikian, kondisi Kota Tangerang belakangan ini semakin semrawut. (man)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top