ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Diduga pembobol ATM Bank
Mandiri mengenakan topi. (Foto:
Man, TangerangNET.com)  
NET - Polres Metro Tangerang, sudah melakukan pemeriksaan terhadap  pihak Bank Mandiri Cabang Kisamaun terkait terjadinya pembobolan sejumlah uang milik nasabah bank tersebut.

"Kasus ini sedang kami proses. Pihak Bank Mandiri Cabang Kisamaun sudah kami periksa," ucap Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, Ajun Komisaris Besar Sutarmo kepada wartawan, Selasa (21/4/2015).

Selain melakukan pemeriksaan kepada pihak Bank Mandiri Cabang Kisamaun, kata Kasat, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan dan pemanggilan terhadap para saksi. Namun demikian, Kasat enggan menjelaskan siapa saja dari pihak Bank Mandiri yang sudah diperiksa. Begitu juga dengan para saksinya.

"Yang jelas kasus ini sedang kami proses. Namun, kami tidak bisa menjelaskan satu per satunya, karena itu sudah memasuki proses pemeriksaan yang tidak dapat diungkapkan," ujar Sutarmo dengan singkat.

Seperti diketahui, Bank Mandiri Cabang Kisamaun, Kota Tangerang, dilaporkan ke Polres Metro Tangerang, karena dinilai telah merugikan nasabahnya.

"Kami laporkan kasus ini ke Polres Metro Tangerang, karena pihak Bank Mandiri Kisamaun lepas tangan atas raibnya uang yang ada di ATM saya," kata Muhdi, warga Jalan Sukamanah II no 29, RT 004/002, kelurahan  Sukasari, kecamatan  Tangerang Kota, Kota Tangerang, Banten.

Peristiwa itu terjadi , kata Muhdi, berawal ketika dirinya meminta kepada adiknya, AAN Supriyati pada 5 Maret 2015 untuk mentransfer sejumlah uang pembelian sepeda motor ke salah satu dealer di Kota Tangerang. Karena tidak bisa, maka adiknya berusaha mencoba untuk menarik uang sebesar Rp 2 juta yang ada di kartu ATM tersebut.

Dan setelah dirinya meminta rekening koran di bank itu, ternyata uang yang ada di kartu ATMnya, sudah di transfer kepada beberapa orang di Palembang, seperti Safrizal Rp 20 juta, Yanwar 15 juta, Dewi Kurnia 15 juta, Ita Novita 15 jt, Ristiawati 20 juta dan sisanya diambil secara tunai.


"Berdasarkan data di rekening itu disebutkan uang tersebut ditransfer dan ditarik melalui mesin ATM yang ada di Indomard, depan Pasar Anyar, Kota Tangerang" tutur  Muhdi. Dari hasil pemantauan CCTV di sana, yang mentransfer uang tersebut adalah seorang pemuda yang mengenakan topi. (man)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top