ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Airin Rahmi Diany usai daftar di kantor PPP.
(Foto: Erwin Silitonga, TangerangNET.com)  
NET- Proses penjaringan sejumlah partai politik dalam menghadapi Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) semakin banyak memunculkan bakal calon (Balon) Walikota Tangsel. Airin Racmi Diany yang kini sebagai Walikota Tangsel dan berniat maju kembali, mulai diusik soal korupsi.

Salah seorang balon walikota  yang juga anggota Komisi I DPRD Tangsel, Gacho Sumarno mengatakan  kepimpinan Airin sebagai walikota saat ini,  tidak baik. “Banyaknya pejabat tersandung kasus korupsi yang membuat image Tangsel menjadi jelek. Untuk itu, saya maju untuk memberantas korupsi di Tangsel," ujar Gacho, Kamis (15/4/2015).

Senada dengan Gacho,  Ivan Ajie Purwanto menyebutkan  kasus korupsi yang ada dalan kepemimpinan Airin saat ini, bukan rahasia lagi. Banyak pejabat di Pemerintahan Tangsel tersandung perkara korupsi.

"Korupsi ini yang harus dihapuskan. Untuk itu, saya bertekad maju untuk membenahi Tangsel dan menghapuskan korupsi sampai akar-akarnya dan membawa Tangsel ke depan akan lebih baik lagi,"  tandas Ivan Ajie.

Sementara Sholeh MT,  mantan pelaksana tugas walikota,   hatinya bergerak maju menjadi salah satu kandidat disebabkan banyaknya pejabat di Tangsel menjadi tersangka korupsi. "Hal ini, menjadikan saya maju, membrantas korupsi menjadi proritas utama selain mengembangkan bidang pendidikan, kesehatan, dan agama," pungkas Sholeh.

Balon walikota lainnya,  Heri Gagarin menuturkan sangat miris melihat kondisi Kota Tangsel yang banyak pejabatnya tersandung korupsi.  Kota Tangsel yang baru pemekaran ini dimanfaatkan pejabatnya untuk meraih keuntungan sendiri. 

"Salah satu tujuan saya maju pada Pemilukada ini untuk memberantas hal tersebut, selain membrantas narkoba," tandas Heri.

 Sementara itu, Airin diam-diam ikut penjaringan yang dilakukan Partai Persatuan Pembangunan (PPP),  terasa aneh. Pemulangan formulir  pada penutupan terakhir bakal calon  yang dilakukan petahana Airin Rachmy Diani  ditutup-tutupi. Dalam pernyataan Ketua Lajna Penjaringan PPP Nanang Kusnandar menyebutkan pemulangan formulir hanya didampingi timnya.

"Pengembalian formulir ibu Airin diwakili timnya dari Golkar," tutur Nanang kepada wartawan, Rabu (15/4/2015) malam.

Sholeh MT
(Foto: Erwin Silitonga, TangerangNET.COM)
Namun, terlihat Airin yang didampingi timnya datang langsung untuk mengambalikan formulir ke kantor DPD PPP. Entah sudah disetting atau kemauan Airin  yang tidak mau diketahui wartawan.

Menanggapi hal ini, Ketua DPD PPP Tangsel Ahmad Fauzi atau yang sering disapa Rully menuturkan kedatangam Airin mengembalikan formulir di atas jam 09:00  malam. Sebelumnya formulir pendaftaran sudah diantar oleh timnya.


"Kita tidak ada menutup-menutupi, kebenaran memang begitu. Kedatangan Airin cuma hanya meminta bukti kalau dirinya sudah menyerahkan formulir pendaftaran saja, kebetulan para wartawan yang sudah menunggu dari pagi pulang," jelas Rully. (win)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top