ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Kantor BC Bandara Soekarno Hatta.
(Foto: Istimewa)  
NET - Menteri  Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro  meningkatkan status  Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta (BSH)  dari tipe C ke B, karena aktifitas penerbangan maupun ke luar masuknya barang dari cargo di Bandara Internasional itu semakin meningkat.

"Bea Cukai BSH ini, kami tingkatkan tipenya, karena aktifitas penerbangan di BSH  semakin meningkat atau sudah setara dengan bea Cukai di Batam," ujar  Menkeu di Bea Cukai BSH, Rabu (15/4/2015).

Dengan demikian, kata Bambang, sarana maupun prasarana untuk mendeteksi ke luar masuknya barang-barang dari Bea Cukai BSH harus lebih memadai. "Sarana maupun prasarana untuk mendeteksi ke luar masuknya barang harus lebih diting
katkan, sehingga barang terlarang seperti narkotika dapat diantisipasi," ungkap Bambang.

Pernyataan itu disampaikan oleh Menkeu, karena sepanjang Maret-April 2015, terdapat delapan kasus penyelundupan sabu yang dilakukan oleh tujuh orang Warga Negara Indonesia dan empat orang warga negara asing. Dengan jumlah barang bukti sabu total sebanyak 15.809 gram atau senilai Rp 31,6 miliar.

"Ini harus diantisipasi," pinta  Menkeu.

Dan untuk menindak lanjuti kasus tersebut, katanya,  pihak Bea dan Cukai BSH sudah melimpahkan  kepada Polresta BSH dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

"Kami harap kasus ini harus diusut tuntas," tegas  Menkeu.

Adapun dari 11 orang yang melakukan penyelundupan sabu, satu di antaranya dengan cara memasukkan sabu sebanyak 103 gram  ke dalam dubur. Pelaku adalah, HDN,36  Warga Negara Indonesia yang melakukan penerbangan dengan pesawat Indonesia Airasia (QZ-203) jurusan Kuala Lumpur-Jakarta.

Sementara itu, penyelundup lainnya, baik empat orang warga negara asing seperti satu orang dari Kenya dan 3 orang dari Hongkong, menyelundupkan barang tersebut dengan cara disembunyikan di dinding dalam koper dan buku pelajaran sekolah. (man)


Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top